Persija Jakarta giat membenahi lin belakang menjelang pertandingan melawan Persib dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9). Pelatih Thomas Doll menilai kemampuan tim asuhannya masih lemah terutama dalam hal bertahan.
Seperti diketahui lima pertandingan terakhir Persija selalu kebobolan. Total, delapan dari 11 gol bersarang ke gawang Persija. Thomas pun menginginkan pemainnya memiliki konsentrasi yang lebih lama. Menurutnya, Persija belum mampu berkonsentrasi selama 90 menit dalam menjaga kesucian gawangnya.
“Kami memerlukan pertahanan dengan konsentrasi selama 90 menit lebih. Bukan 60 atau 75 menit. Itu perubahan utama yang diperlukan tim,” ujar Thomas. Absennya beberapa pemain inti, menurut Thomas, akan mempengaruhi lini belakang Persija. Selama Agustus, Macan Kemayoran harus ditinggal Muhammad Ferarri selama tujuh laga karena mengikuti pendidikan kepolisian.
Hansamu Yama Pranata juga absen dalam empat laga karena cedera lutut. Meski dia sudah masuk skuad Persija saat timnya kalah di kandang Dewa United pada Jumat lalu, Thomas menilai pemain berusia 28 tahun itu masih perlu waktu agar dapat kembali ke performa terbaiknya
"Hansamu (Yama) sempat mengalami cedera. Dia perlu waktu untuk pemulihan dan baru ikut sesi latihan beberapa kali," tutur pelatih asal Jerman tersebut. Kendati demikian, Thomas masih memiliki opsi lain yang bisa dimainkan, yakni Akbar Arjunsyah. Bek asal Sidoarjo itu telah bermain enam kali dan mencetak satu gol untuk Persija. Menjelang laga kontra Persib kondisinya juga fit.
"Akbar (Arjunsyah) yang selalu ikut berlatih dengan kami. Dia berusaha keras setiap latihan. Selain itu, kondisi Akbar selalu dalam kondisi yang fit," ucap Thomas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa