Kuasa Hukum Verny Hasan, Jeffry Simatupang, menyebut kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Denny Sumargo adalah kasus receh.
Namun, hal yang membuat kasus tersebut menjadi lebih berat adalah opini publik atau netizen yang semakin berkembang di masyarakat.
“Receh itu kalau perkaranya tidak diketahui siapapun, beratnya di opini publik,” ujar Jeffry, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube dr. Richard Lee, Selasa (5/9/2023).
Alasan Jeffry menyebut kasus tersebut receh karena tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana penghinaan dalam kasus tersebut.
“Kalau berdasarkan hukum receh sekali buat saya, karena tidak ada dugaan tindak pidana penghinaan di situ,” jelasnya.
Hanya saja, opini netizen saat ini bisa dikatakan cukup berpengaruh tetapi sayangnya netizen tidak bisa melihat suatu permasalahan secara utuh.
“Mereka (netizen) tidak punya pengetahuan yang utuh. Berbeda dengan kita kuasa hukum yang memiliki pengetahuan utuh,” tutur Jeffry.
Sedangkan dirinya sebagai orang yang bergelut di bidang hukum bisa melihat kasus Denny secara utuh. “Sehingga kita bisa melihat kasus ini sudut pandang yang berbeda-beda dari kita sebagai kuasa hukum,” sambungnya.
Sementara itu, saat dihubungi melalui sambungan telepon di kanal YouTube dr. Richard Lee, Denny Sumargo mengatakan pihaknya memiliki bukti yang bisa membuat semua orang kaget. Namun, bukti tersebut tidak akan diperlihatkan kepada publik, hanya akan diserahkan ke pengadilan.
Baca Juga: Transportasi Kereta api Bakal Tersedia di IKN
“Saya ini punya bukti yang tidak akan saya kasih lihat ke publik. Saya akan bawa ke pengadilan. Kalian nanti kaget semuanya,” ujar Denny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN