Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said membeberkan apa yang Anies lakukan terhadap Demokrat setelah nama Muhaimin Iskandar menjadi cawapres pendampingnya.
Sebagaimana diketahui, kekinian Demokrat telah mencabut dukungan dari Anies Baswedan dan memisahkan diri dari KPP seiring gejolak terkait diputuskannya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menjadi Cawapres pendamping Anies Baswedan. Sebelumnya, diketahui tersebar tulisan tangan Anies yang meminta agar AHY jadi pendampingnya di 2024, sesuatu yang pada akhirnya membuat Demokrat kecewa dengan keputusan memilih Cak Imin.
Sudirman mengungkapkan Anies tak lepas begitu saja terhadap Demokrat usai Cak Imin jadi Cawapresnya. Hal itu Said ungkapkan karena tersebar narasi bahwa Anies tak mau berkomunikasi dengan Demokrat soal Muhaimin.
“Hari Jumat sebelum sidang majelis tinggi Demokrat, Pak Anies berusaha keras mengirim WA, menelepon, mengirim pesan lewat ajudan untuk jam berapa pun ingin bertemu,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).
“Bertemu AHY dan setelah itu Pak SBY,” tambahnya.
Menurut Sudirman, Anies saat itu masih percaya bahwa Demokrat bisa terus bersama KPP meskipun dalam situasi krisis.
Situasi krisis yang dimaksud adalah saat SBY sendiri melakukan konfrensi pers terkait apa yang terjadi versi Demokrat.
“Ketika keadaan begitu krisis bahkan Pak SBY menyampaikan arahannya dan disiarkan langsung lewat Youtube Pak Anies menyatakan “sudah cooling down dulu nanti kita lihat, saya merasa kita bisa berbagai tugas dengan Mas AHY’,” jelasnya.
Sementara itu, Politisi Demokrat yang juga eks Anggota tim delapan perwakilan Demokrat, Iftitah Sulaiman mengungkapkan bahwa permintaan pihak Anies untuk bertemu pihaknya bukan lagi untuk diskusi.
Baca Juga: Pengamat: Bagaimana Anies Memimpin, Dia Cuma Pion
"Ketika Pak Sudirman Said meminta waktu untuk ketemu dengan AHY, saya katakan 'Apakah bertemu itu untuk memberi tahu atau untuk mendiskusikan keputusan'?" ujar Iftitah di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
"Jawabannya untuk memberi tahu (keputusan Anies memilih Muhaimin). Artinya keputusan tidak bisa diubah, keputusan tidak bisa diubah," sambungnya.
Diketahui, Rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat menghasilkan dua poin keputusan terkait sikap sepihak Partai Nasdem yang dikabarkan sepakat berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keputusan pertama, mereka resmi mencabut dukungan terhadap bakal calon presiden (capres), Anies Rasyid Baswedan, kedua mereka tak lagi berada di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
"Partai Demokrat mencabut dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024," ujar Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9/2023) malam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Daftar Menu Sahur Mewah Masjid Kampus UGM Mulai 28 Februari hingga 10 Hari Terakhir Ramadan 2026
-
Statistik Ngeri 6 Pemain Asing Baru Bhayangkara FC, 'Meledak' di Super League!
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Mahasiswi asal Kepri Bersimbah Darah Dibacok Rekannya di UIN Suska Riau
-
5 Pilihan Makanan Instan untuk Sahur Anti-Ribet dan Hemat Waktu
-
Merasa Jenuh, Luna Maya Pastikan Suzzanna Jadi Satu-satunya Proyek Filmnya di 2026
-
Zakat Fitrah Tanpa Niat Apakah Sah? Begini Hukumnya serta Solusi Jika Lupa
-
Telin - IPification Luncurkan Telin Mobile Network Verification: Perkuat Keamanan Identitas Digital
-
5 Sepatu Jalan Kaki Sekelas New Balance Versi Brand Lokal, Kualitas Tak Kalah
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik