PKS disebut tak akan mudah untuk digoda Demokrat untuk tinggalkan Anies Baswedan dan membuat poros baru.
Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai PKS tak mudah untuk ditarik-tarik.
Sebagaimana diketahui, pasca Demokrat tarik dukungan dari Anies terkait pemilihan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres, muncul wacana membentuk poros ke empat di mana Demokrat, PKS, dan PPP bersatu.
"Menurut saya PKS tidak semudah itu untuk ditarik-tarik,” ujar Ginting saat tampil di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Kamis (7/9/23).
Ginting mengungkapkan demikian karena melihat proses panjang yang dipegang PKS dalam memutuskan suatu hal penting termasuk soal Capres-Cawapres yang akan mereka dukung.
Menurutnya, PKS tak mau direcoki oleh pihak-pihak lain dalam urusan ini.
“Karena proses di PKS panjang harus melewati majelis syura, sekarang saja PKS sedang mempersiapakan rapat majelis syura untuk membawah posisi Muhaimin sebagai Cawapres Anies Baswedan, mereka tidak mau direcoki,” jelasnya.
Ginting juga mengungkapkan bahwa memunculkan poros baru dengan sosok baru di luar 3 kekuatan besar yang ada sangat sulit.
Ginting menyebut wacana Demokrat, PKS, dan PPP bersatu sebagai halusinasi politik.
“Koalisi Demokrat, PPP, PKS itu seperti halusinasi politik. Ini secara terori mudah untuk dilakukan tapi dalam praktiknya sulit sekali. Publik tidak akan melihat dari 3 figur ini, kalau ada poroslain, itu tipis kemungkinan dia bisa bersaing untuk pilpres,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi