Presiden Joko Widodo menyebut perhelatan pemilu lima tahun kerap kali diwarnai kebencian dan fitnah yang disebabkan perbedaan pendapat. Ia berharap, kali ini tidak ada polarisasi yang memecah belah bangsa Indonesia akibat pemilu.
Menurut Jokowi, seusai pemilu, masyarakat masih sibuk bertengkar karena politik. Padahal, elite politik sudah kembali melakukan konsolidasi."Saya kadang geleng-geleng, masyarakat di bawah masih ramai. Pemimpin di atas sudah ngopi-ngopi bareng. Yang di atas sudah makan bersama, di bawah masih ramai (bertengkar)," saat memberi sambutan di acara Konsolidasi Relawan Alap-Alap Jokowi di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Presiden Jokowi berpesan agar para relawan ikut menciptakan Pemilu 2024 yang damai dengan menjadi pendingin suasana. "Kalau negara ini mau menjadi besar, harus memperkuat kerukunan antara kita. Jangan sampai pemilu membuat kita terpecah belah," ucapnya.
Kendati acara konsolidasi itu dihadiri pula oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep, Jokowi tidak menyapa Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu dalam pidatonya. Ia hanya menyebut nama anggota Dewan Pembina DPP PSI Giring Ganesha yang menjabat Ketua Umum PSI sebelum digantikan Kaesang.
Di kesempatan berbeda, bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto juga menyeru kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak terpecah belah. Pesan itu disampaikannya dalam acara deklarasi relawan Setia Prabowo di Jakarta, kemarin.
Prabowo pun kembali melontarkan janji politiknya untuk memberikan makan siang gratis bagi anak-anak dan ibu-ibu hamil bila dirinya terpilih sebagai presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pria yang menjabat menteri pertahanan di kabinet pemerintahan Presiden Jokowi itu menyebut program tersebut dihadirkan untuk menekan angka tengkes atau hambatan pertumbuhan pada anak akibat kurang gizi.
Prabowo hanya menyatakan makan siang gratis itu akan disubsidikan untuk siswa-siswa baik di sekolah negeri, swasta, hingga pesantren.
“Nanti ada yang nyinyir, apa bisa? Kekayaan kita itu harus kita bikin dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia. Jadi, apa bisa? Bisa!” tegasnya. Meski tidak merinci secara detail terkait dengan janjinya tersebut, Prabowo menegaskan pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk merealisasikan program tersebut.
Baca Juga: Ketemu Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi: Kami Punya Cita-cita Jawa Tengah Itu Biru!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan