Wamenkumham, Prof Eddy Hiariej sempat membuat statement soal kematian Mirna Salihin akibat mengonsumsi sianida. Hal itu bertentangan dengan pendapat Dokter Djaja yang menyebut bahwa tewasnya perempuan itu lantaran penyakit maag kronis.
Kedua pihak ini pun tampak bersikeras mempertahankan keyakinannya masing-masing. Hal menarik adalah banyak yang akhirnya berharap Prof Eddy dan Dokter Djaja dipertemukan secara langsung.
Sayangnya, hal itu langsung ditolak oleh Prof Eddy. Tak sedikit yang akhirnya menuding Wamenkumham itu takut kalah pendapat dengan Dokter Djaja.
Mengenai hal tersebut, pemilik nama lengkap Edward Omar Sharif Hiariej itu menyatakan bahwa ia sebenarnya bukan tidak mau. Namun, ia merasa bidang keahliannya dengan Dokter Djaja sangatlah berbeda.
"Makanya ketika saya diundang untuk head to head dengan dokter Djaja di podcast itu, saya bukan tidak mau, tapi tidak compatible. Itu ibarat membandingkan meja dengan kursi," ungkapnya dalam podcast Diskursus Net, dikutip pada Rabu (18/10/2023).
Seperti diketahui bahwa Prof Eddy memang berasal dari latar belakang hukum. Oleh karena itu, menurutnya Dokter Djaja lebih pantas berhadapan dengan orang yang juga berasal dari bidang yang sama jika ingin membahas kematian Mirna.
"Jadi, saya katakan kalau podcast dokter Djaja mau mengimbangi, ya undang dokter Budi Sampurna (yang ada di) berita acara laboratorium forensik, dokter Slamet Purnomo dan dokter Musyafak yang melakukan autopsi," ucapnya.
Lebih lanjut, ia pun mengaku tidak meremehkan pengetahuan Dokter Djaja.
"Saya tidak meragukan sama sekali keahlian beliau. Persoalannya cuma satu, beliau tidak mengautopsi mayat itu. Itu saja," pungkasnya.
Baca Juga: Pantas Meninggal? Mirna Salihin Ternyata Cuma Konsumsi Ini Sebelum Akhirnya Tewas: Satu Hari Dia...
Berita Terkait
-
Profesor Eddy Saksi Ahli Kopi Sianida Ungkap Alasan Menolak Podcast Debat Lawan Dokter Djaja
-
Otto Hasibuan Girang Prof Eddy Bilang 'Tidak Ada Autopsi, Tidak Ada Kejahatan': Berarti Perkara Ini Berhenti
-
Jessica Wongso Pernah Kerja di Perusahaan Farmasi, Prof Eddy Hiariej: Nggak Susah Buat Dia Dapat Sianida
-
Kembaran Mirna Salihin Singgung Dokter Djaja, Unggah Kesaksian Ahli Soal Reaksi Formalin ke Sianida
-
Wawancara Jessica Wongso Dihentikan Mendadak dalam Film Ice Cold, Ini Kata Wamenkumham
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
5 Sepatu Slip On Mirip Skechers Go Walk, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Revolusi Senyap di Piala Dunia 2026: Saat Negara 'Kecil' Memaksa Raksasa Bertekuk Lutut
-
B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025