Gerzon Ayawaila, seorang Praktisi Dokumenter Indonesia ikut buka suara soal film Ice Cold yang belakangan viral. Seperti diketahui bahwa film dokumenter itu mengangkat kasus kematian Mirna Salihin pada 2016 lalu.
Ia pun mengungkap bahwa Rob Sixsmith sang sutradara berupaya membuat film itu secara objektif. Namun sayangnya, Gerzon menyebut bahwa ia merasa isi film tersebut justru tidak berimbang.
"Dia mencoba membagi dengan pas, padahal nggak pas juga. Mencoba 50 persen ke yang pro, 50 persen ke yang kontra. Tapi subyektifitas tetap ada," ucap Gerzon Ayawaila, dikutip dari YouTube Diskursus Net.
Penjelasan-penjelasan yang ditampilkan pada film Ice Cold pun dinilai memberi isyarat soal hukum di Indonesia yang masih belum berjalan baik.
"Mungkin dia (Rob Sixsmith) tidak bermaksud, tapi dia menggiring opini baru yang tentu aja lebih ke Jessica. Endingnya dia memberikan pesan bahwa sistem hukum kita ini memang belum ideal," sebutnya.
Dalam film itu, publik pun seolah diarahkan untuk berpihak kepada Jessica yang menjadi tersangka dalam kasus kematian Mirna.
"Kalau saya lihat sutradaranya mencoba ya, mencoba secara balance. Tapi ending itu kebanyakan saya lihat akhirnya ke Jessica, karena ada penekanan-penekanan tentang barang bukti, dalam wawancara itu kan banyak betul," tuturnya.
"Itu berarti udah jelas, bahwa secara visual, nggak ada bukti (Jessica membunuh Mirna). Kan orang bilang, kalau satu visual aja maknanya bisa bermacam-macam," tambahnya.
Tak heran jika sejak penayangan film Ice Cold banyak masyarakat yang berbalik mendukung Jessica Wongso dan merasa ada banyak kejanggalan dari kematian Mirna.
Baca Juga: Bukan Berkepribadian Ganda, Jessica Wongso Ternyata Bisa Tenang Selama Persidangan Gegara Hal Ini
Berita Terkait
-
Bukan Berkepribadian Ganda, Jessica Wongso Ternyata Bisa Tenang Selama Persidangan Gegara Hal Ini
-
Hotman Paris Kenang Kasus Terhebohnya: Kasus Schapelle Corby hingga Jessica Wongso
-
Fristian Griec Ungkap Alasan Sebenarnya di Balik Kacamata Jessica Wongso saat Sidang Kasus Mirna Salihin
-
Alasan Ketegaran Jessica Wongso Selama Sidang Kasus Kopi Sianida
-
Otto Hasibuan: Kasihan Jessica Wongso, Sudah Dihukum 7 Tahun Dihujat Pula
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba