Sekretaris Jenderal DPP PKS, Habib Aboebakar Alhabsyi, menyatakan optimismenya terkait peluang kemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pemilu 2024. Menurutnya, mesin partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang terdiri dari Nasdem, PKB, dan PKS, akan bekerja secara maksimal guna mendulang suara di Jawa maupun luar Jawa.
"Pasangan AMIN punya banyak ceruk suara, bahkan di luar Jawa Timur. Misalkan saja, kita punya potensi yang besar di Papua. Kalau kita lihat hasil Pemilu kemarin (2019), penggabungan suara antara PKB dan Nasdem sangat besar, bahkan berada di peringkat pertama untuk wilayah kawasan Papua. Gabungan PKB dan Nasdem menjadikan kedua partai ini menguasai 41,68% suara di Papua. Nasdem memperoleh 544,8 ribu suara dan PKB 267,2 ribu suara", ungkap Anggota Komisi III DPR RI tersebut.
Habib Aboe menyatakan bahwa Badan Pekerja AMIN sudah membagi-bagi tugas untuk strategi pemenangan pasangan Anies-Muhaimin "Kita sudah berbagi tugas, ada kelompok pemilih yang di garap oleh partai dan ada juga yang di garap oleh para relawan. Jadi fokus pergerakan AMIN adalah menguatkan para loyalis yang sudah jelas memilih. Kemudian, kita mengarahkan para swing voters agar bisa bergeser memilih AMIN", jelasnya.
Ia pun menyebut terdapat sejumlah tokoh yang akan difungsikan guna menggaet pemilih swing voters dan di wilayah-wilayah non-basis partai koalisi AMIN. "Misalkan saja, di relawan ada La Ode Ida, Robert Keytimu, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan lain sebagainya. Banyak nama-nama yang akan membantu kita untuk menjadi vote getternya pasangan AMIN", tegasnya.
Tak hanya itu, guna menggaet suara generasi muda, khususnya Milenial dan Gen Z, Aboe pun mengatakan bahwa partai koalisi AMIN dan relawan telah menyiapkan sejumlah tokoh dan strategi khusus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026