Suara.com - Rumah Makan 'Sambung Nikmat' di Kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan itu selalu ramai. Apalagi ketika jam makan siang tiba, bisa dipastikan tempat parkir rumah makan yang khusus menjual soto Betawi ini, penuh oleh kendaraan pengunjung.
Dan saat Suara.com berkunjung ke sana, Rabu (2/4/2014) siang, hampir semua tempat duduknya penuh. Tak hanya itu, saya harus menunggu cukup lama, sebelum hidangan itu muncul di depan meja. "Sedang ada pesanan. Tak jarang mereka membeli berpuluh-puluh bungkus," ujar Haji Ridwan, sang pemilik rumah makan.
Dan ketika akhirnya hidangan itu tersaji di depan meja, memang sangat menggoda. Sekumpulan daging dan jeroan warna keemasan tampak berenang dalam kuah warna merah menggoda. Potongan tomat, daun bawang dan kentang goreng, menambah cantik penampilan soto Betawi racikan Haji Ridwan.
Saat dikunyah, daging dan jeroan terasa begitu empuk dan sangat gurih. Tak ada bau amis sama sekali. "Setelah dicuci hingga bersih, daging dan jeroan diungkep dengan bumbu kunyit, kecap dan garam terlebih dahulu," demikian Ridwan membagi rahasia.
Ia menambahkan, proses pengungkepan memakan waktu hingga tiga jam. Tapi proses ini belum selesai, sebelum dihidangkankan daging sapi dan jeroan digoreng terlebih dahulu. "Daging yang dipakai itu biasanya bagian iga dan sengkel. Selain lebih murah, kalau dipakai bagian hasnya itu lebih cocok untuk sate," ujar Ridwan.
[gallery ids="32148,32142,32140"]
Ridwan terjun sendiri untuk memilih daging dan jeroan yang berkualitas. Dan menurutnya, dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 90-100 kilo daging sapi dan 60-70 kg jeroan.
Hal unik lainnya adalah cara penyajiannya. Di Sambung Nikmat, soto Betawi ini disajikan dalam piring, bukan dalam mangkuk seperti layaknya soto lainnya. "Kalau pakai mangkuk, tetep aja mesti dialas sama piring lagi. Kalau piring juga nampung soto nya lebih banyak," ujar Ridwan memberi alasan.
Dengan isi soto yang begitu melimpah, tidak heran jika Ridwan memilih memakai piring. Dan, harganya juga cukup 'melimpah'.
Sepiring Soto Betawi 'jumbo' ini dihargai Rp. 65.000 per porsinya.
"Isinya mesti banyakin. Biar pelanggan gak complain. nanti pelanggan gak mau balik lagi kalo harga sama sotonya gak pas," tambah Ridwan. Rumah makan ini buka dari Senin hingga Sabtu, pukul 09.00 - 14.00 WIB. Jika anda tertarik, pastikan datang lebih cepat agar tetap kebagian.
Berita Terkait
-
Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite
-
Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang
-
Keistimewaan Kerupuk Ikan, Camilan Gurih yang Tak Boleh Dilewatkan
-
Nikmati Sup Betawi: Sajian Hangat yang Kaya Nutrisi untuk Keluarga
-
Menggali Jejak Sejarah Lotek, Makanan Tradisional yang Tercipta dari Jurnalis Asal Inggris
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan