Suara.com - Hasil studi terkini mengungkapkan bahwa lelaki tidak bisa membuat suaranya terdengar lebih seksi dibandingkan dengan perempuan.
Kesimpulan tersebut didapat setelah para peneliti melakukan penelitian yang melibatkan 40 peserta yang terdiri dari 20 laki-laki dan 20 perempuan.
Seperti dilansir dari Times of India, peserta diminta untuk memberikan sampel suara yang sengaja dimanipulasi untuk sifat-sifat yang diinginkan, ditambah sampel suaranya yang normal.
Untuk setiap sampel, peserta diminta menghitung dari angka satu sampai 10. Sebanyak 40 orang lainnya diminta menilai sejauh mana masing-masing sampel secara efektif diproyeksikan sesuai sifat yang diinginkan.
Analisis spektogram dari sampel mengungkapkan bahwa kedua jenis kelamin melambatkan ucapan atau suaranya agar terdengar seksi. Namun pada perempuan, tidak hanya melambatkan tetapi juga membuat suaranya menjadi desahan yang menggoda.
Ironisnya, Susan Hughes, Ph.D, profesor psikologi di Albright College mengatakan, lelaki lebih menyukai nada suara perempuan yang lebih tinggi, tetapi seorang perempuan yang tertarik pada seorang lelaki justru memberikan sinyal ketertarikannya dengan cara menurunkan nada suaranya sehingga terdengar lebih mendesah.
Lebih lanjut Hughes mengatakan bahwa suara rendah yang mendesah dianggap memiliki daya tarik seksual.
Penelitian ini meneliti pola yang muncul ketika lelaki dan perempuan sengaja memodifikasi suaranya untuk memproyeksikan empat sifat yang berkaitan dengan keseksian, dominasi, kecerdasan dan kepercayaan diri, dan bagaimana orang lain memandang manipulasi suara tersebut.
Berita Terkait
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional
-
Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
-
6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?