Suara.com - Kanker adalah penyakit yang ditakutkan oleh semua orang.
Penderita kanker umumnya putus asa pada keadaan yang sedang dideritanya, karena kebanyakan berujung pada kematian.
Beranjak dari latar belakang inilah Cancer Information and Support Center (CISC) terbentuk.
Public Relation CISC, Esterina Sutiono mengatakan bahwa wadah komunitas non profit para survivor, pasien kanker, keluarga dan relawan kanker ini telah berjalan sejak April 2003.
"CISC sendiri didirikan oleh Aryanthi Baramuli Putri dan Yuniko Deviana. Keduanya pernah mengalami kanker payudara," jelasnya kepada suara.com di Jakarta, belum lama ini.
Dalam wadah ini, lanjut perempuan yang akrab disapa Ester, penderita kanker dan keluarganya dapat saling memberikan dukungan dan bertukar informasi, sehingga terjalin suatu komunikasi yang harmonis antara pasien dengan dokter/Rumah Sakit juga para medis.
Nah, pada hari ulang tahun (HUT) CISC yang ke 11 di Rumah Sakit Mitra Kelurga, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014), beberapa survivor memberikan testimoni tentang pengalamannya dan semangatnya hingga dapat melawan kanker yang dideritanya sampai sembuh.
Salah satunya Dewi Moechtar, seorang survivor kanker payudara. Ia adalah juara 1 Puteri Ayu Indonesia pada 1983.
Sebagai perempuan yang pernah mendapat predikat Puteri Kecantikan pada masanya, Dewi tidak merasa malu menceritakan pengalamannya kepada banyak orang.
Menurutnya, peran keluarga terutama orang-orang terdekat seperti suami atau pasangan hidup juga menjadi sumber kekuatan yang tidak terbayangkan.
“Saya rela kehilangan satu payudara untuk menyelamatkan nyawa saya sendiri. Tentunya saya selalu di support oleh keluarga, terutama anak-anak dan suami saya," jelasnya.
Menurut dia, sebagai penderita kanker tidak boleh kehilangan semangat. "Pergilah keluar, bersosialisasi dengan banyak orang, berpakaian yang bagus, terlihat tetap cantik, itu akan menumbuhkan rasa percaya diri kita,” kata Dewi bersemangat.
Hingga kini CISC telah memiliki rumah singgah bagi pasien kanker yang tidak mampu. Rumah singgah itu sendiri dipergunakan sebagai tempat istirahat pasien-pasien kanker dan keluarganya yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.
Jika Anda adalah kanker survivor atau seseorang yang sangat peduli tentang kanker survivor, Anda dapat bergabung dalam komunitas ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia
-
Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu
-
Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say
-
Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa
-
Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan
-
Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan
-
Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat