Suara.com - Minggu (27/4/2014) merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi Frances Merlina.
Bagaimana tidak, di hari bersejarah itu ia merayakan hari ulangtahunnya yang ke-105 dikelilingi oleh orang-orang terdekat yang begitu mencintainya yaitu sekitar 50 keponakan, sepupu, cucu, cicit, tiga putranya dan kerabat dekat di kediamannya, Homeland Center di Harrisburg, Pennsylvania, AS.
Perayaan hari ulangtahunnya itu dimulai dengan misa yang dihadiri oleh keluarga besar Merlina dan Pendeta John Acris, yang pensiun dari Our Lady of Lourdes di Enola, tahun lalu. Ayah Acris adalah saudara Merlina.
Merlina tampil begitu cantik dengan mahkota perak di kepalanya, serta kuku-kuku tangannya yang dipoles dengan cat kuku berwarna merah.
Meski kue ulangtahunnya tersaji begitu cantik dan menggugah selera, namun Merlina tetap mendahulukan ritual makan siangnya yaitu, sup tomat ditemani secangkir kopi dan kue anisette.
Salah satu putranya, Joe Merlina mengatakan, bahwa sang bunda setiap harinya terbiasa ngemil tiga buah kue anisette yang dicelupkan ke dalam cangkir kopinya.
"Beliau orang yang penuh kasih sayang, memiliki rasa humor dan saya tidak pernah melihatnya marah. Tidak pernah sama sekali," sanjungnya.
Perempuan yang lahir pada tahun 1909 ini tampaknya sangat tepat bila didaulat sebagai penduduk tertua di daerahnya.
Teladan Bagi Generasi Penerus di Keluarga
Sekadar diketahui, Merlina dibesarkan di sebuah peternakan di Halifax sampai ibunya meninggal ketika dia berusia lima tahun.
Setelah itu, ia bersama adiknya dibawa ke panti asuhan Katolik Keuskupan khusus untuk anak perempuan di Sylvan Heights.
Ketika Merlina berusia 16 tahun, ayahnya membeli sebuah rumah di Shipoke dan mereka pun bersatu kembali menjadi sebuah keluarga.
Joe mengatakan bertahun-tahun tinggal di panti asuhan membuat kesan yang mendalam pada almarhum ibundanya.
"Sejak usia lima tahun dia sudah tinggal di sini (panti asuhan) dan berbicara hanya dalam bahasa Italia di panti yang dijalankan oleh biarawati Irlandia," kenangnya.
Menurut Joe, itu merupakan masa-masa sulit bagi Merlina dimana sejak belia Merlina harus tangguh menjalani hidupnya, dan semua pengalaman tersebut begitu membekas di hatinya.
"Itulah yang menjadi alasan mengapa dia ada di sini hari ini untuk merayakan usianya yang menginjak 105 tahun," ungkapnya bangga.
Berita Terkait
-
Netflix Garap The Shooter, Lee Jung Eun jadi Nenek yang Siap Balas Dendam
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Ulasan Dua Nafas: Kisah Haru Hubungan Nenek dan Cucu yang Menguras Air Mata
-
Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?