Suara.com - Setelah sukses dengan kuliner Jawa, kini Cafe Gran Via menyambut Anda dengan kuliner Sunda yang dapat dinikmti sejak 5 hingga 18 Mei 2014.
Selama dua minggu di bulan Mei ini, lidah Anda akan dimanjakan dengan selera masakan dari Bumi Priangan.
Seperti diketahui, masakan Sunda memiliki rasa yang sangat lezat dan juga ramah di mulut.
Hal inilah yang membuat restoran buffet internasional di Gran Melia Jakarta ini menyajikan kuliner Sunda bagi pengunjung yang gemar menyantap masakan ini.
"Hari pertama kami menyajikan masakan Sunda, responnya sangat positif. Pengunjung lokal maupun luar negeri sangat senang dan antusias untuk menyantapnya, bahkan nasi tutug oncomnya sampai kehabisan," kata Ratna Sjamsiar Idris, Director of Marketing & Communications Gran Melia Jakarta kepada suara.com, belum lama ini.
Nasi tutug oncom adalah nasi pulen panas dicampur dengan oncom bakar yang ditumbuk (dalam bahasa Sunda disebut tutug), lalu dibumbui dengan cabai rawit, bawang putih, bawang merah, kencur dan garam.
Rasanya yang gurih sedikit pedas dan beraroma semerbak khas rempah, membuat siapapun yang menyantapnya tergoda untuk menambah lagi. Tak heran bila menu yang satu ini menjadi favorit para pengunjung.
Cafe Gran Via, lanjut dia, membawa pengunjung ke dalam suasana asri pedesaan dengan alunan musik khas Sunda yang menyejukkan.
Dapur terbuka yang dihiasi dekorasi Sunda dan penyambutan yang begitu ramah dari pelayan restoran yang mengenakan pakaian tradisional Jawa Barat.
"Berbagai pilihan selera masakan Sunda dimulai dari hidangan pembuka, hidangan utama dan penutup dapat dinikmati di sini," jelas Ratna sembari menunjukkan beberapa pilihan menu yang tersaji.
Anda yang gemar menyantap salad, tersedia beragam pilihan salad khas Sunda seperti asinan Bogor, asinan sayur, rujak ulek, rujak tumbuk, lotek, selada kecipir, urap dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan batagor yang pastinya akan menjadi salah satu camilan buruan Anda.
"Semua masakan disajikan dengan konsep buffet dapur terbuka dimana tamu dapat melihat langsung penyajiannya. Beragam masakan disajikan secara segar dan selalu baru setiap harinya," terang Ratna.
Rotasi menu ini, lanjut dia, dilakukan agar pengunjung tidak bosan dengan menu-menu yang ada.
Menu-menu yang sangat variatif siap untuk menjadi santapan para pengunjung, dari aneka sup hingga soto seperti soto ayam, sup buntut, sup kacang merah, sup empal gentong dan soto bandung.
Ada pula menu utamanya seperti nasi timbel, nasi tutug oncom, gepuk, ayam panggang bakakak, pepes tahu, pepes ikan emas, pepes ayam kemangi, tumis genjer, ayam besengek, ulukutek, cobek lele, dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah