Suara.com - Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa lelaki lebih menikmati foreplay ketimbang perempuan untuk membangkitkan gairah seksualnya. Dengan begitu lelaki mampu bertahan lebih lama dari pasangannya.
Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa perempuan ternyata mencapai orgasme pertama hampir setengah dari waktu yang dibutuhkan lelaki untuk foreplay.
Daily Star melaporkan bahwa 18 persen lelaki menghabiskan waktu sampai 30 menit melakukan 'pemanasan' sampai akhirnya mencapai klimaks, dan hampir sepertiganya bisa bercinta lebih lama berkat foreplay yang dilakukannya.
Dan mungkin yang mengejutkan dari penelitian ini adalah sepersepuluh dari lelaki akan dengan senang hati berlamaa-lama melakukan foreplay selama satu jam atau lebih.
Temuan ini tentu saja mematahkan mitos lama yang menyebutkan bahwa laki-laki melakukan foreplay, murni untuk menyenangkan pasangannya dan mereka hanya peduli dengan hubungan seksual.
Bahkan survei dari 2.000 orang mengungkapkan bahwa laki-laki benar-benar ingin menghabiskan waktu lebih lama untuk foreplay daripada perempuan.
Sementara kuesioner yang disebarkan untuk perempuan menunjukkan bahwa 17 persen perempuan mengklaim waktu foreplay rata-rata yang dibutuhkan adalah sekitar 25 menit. Dan seperempat di antaranya menyebutkan antara 20 dan 30 menit sebagai waktu yang ideal untuk foreplay.
Menurut survei yang dilakukan oleh Tracey Cox, seorang pakar hubungan suami-istri, idealnya lelaki juga ingin menghabiskan waktu lebih panjang untuk bercinta, dengan sepertiga di antaranya menginginkan sesi yang berlangsung antara 20 dan 30 menit. Sementara 16 persen perempuan, benar-benar menginginkan waktu foreplay, separuh dari waktu yang dibutuhkan lelaki.
Tag
Berita Terkait
-
Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah
-
LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming
-
Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays
-
5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat
-
REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?
-
Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi