Suara.com - Apakah Anda pernah merasa cemburu? Dalam situasis tertentu merasa cemburu adalah wajar. Jika benar-benar menyayangi pasangan, wajar jika Anda merasa cemburu ketika ada yang mencoba menggodanya. Apalagi jika ada yang secara 'serius' mencoba mengambil alih si dia dari samping Anda.
Tapi tak jarang, rasa cemburu itu berlebihan atau bahkan tanpa didasarkan alasan yang jelas. Lalu bagaimana mengetahui jika rasa cemburu yang Anda rasakan sudah melewati batas.
Berikut sejumlah cara untuk menyaring dan menempatkan rasa cemburu yang Anda rasakan, pada tempat yang sebenarnya.
Yang pertama kali harus Anda lakukan, adalah setiap kali merasa cemburu, ungkapkan rasa itu dalam tulisan dan beri rating tingkat kecemburuan Anda. Misalnya, kekasih saya menjalin affair dengan teman sekantornya dan Anda yakin itu benar maka beri rating 9.
Lalu buat daftar alasan yang menurut Anda apakah harus percaya atau tidak percaya dengan apa yang Anda dengar. Contohnya, "Ia sering pulang telat atau Ia lebih memperhatikan saat e tempat kerja akhir-akhir ini"
Tunggu beberapa lama dan rasakan semarah apa Anda. Cobalah untuk tetap dengan "kemarahan" ini hingga setiap kali muncul pikiran mencurigakan, Anda bisa menuliskannya.
Tunggu lagi beberapa waktu, tapi kali ini cobalah untuk 'keluar' dari kemarahan yang Anda rasakan. Tarik napas panjang, sambil mengingatkan diri tentang perasaan Anda. Kemudian coba cari penjelasan logis tentang apa yang Anda rasakan. Jika merasa kesulitan, bayangkan apa yang akan disarankan teman baik tentang perasaan ini. Tuliskan penjelasan bahkan jika Anda tidak percaya dengan apa yang Anda tulis.
Baca lagi apa yang sudah Anda tulis, tapi fokus pada penjelasan yang logis llau kembali berikan peringkat berapa kuat perasaan Anda. Terimalah bahwa ada banyak kemungkinan pernyataan logis itu benar, dan mungkin rasa cemburu Anda berlebihan.
Jangan bergabung dengan pasangan hingga berhasil menurunkan tingkat kecemburuan Anda. Jangan juga khawatir jika setiap menit, meski anda telah mencoba smebunyi, perasaan itu muncul kembali. Selamati diri, setiap kali Anda merasa bisa mengontrol diri Anda.
Jika masih merasa tak terkontrol, ulangi langkah-langkah sebelumnya atau tinggalkan sama sekali. Jika apa yang sudah dilakuakn tidak juga berjalan, pulanglah dan coba sekali lagi di rumah dengan atau tanpa pasangan Anda.
Ulangi cara ini berkali-kali. Karena dari pengalaman ini akan bekerja pada mereka yang sangat-sangat cemburu. Mungkin butuh seminggu, sebulan, atau bahkan berbulan-bulan untuk membuat Anda merasa lebih baik. Jangan pernah menyerah. Tetap tuliskan perasaan Anda hingga merasa tidak perlu 'latihan mental' lagi.
Setelah Anda melatih 'otak' untuk melawan pikiran konyol dengan logika Anda. Ini adalah bagaimana otak orang normal bekerja. Jika ada alasan yang sah untuk cemburu, maka car aini akan menyaring pemikiran itu. Jadi jangan panik, Anda tidak akan tiba-tiba tidak melihat ancaman nyata. Anda hanya akan berhenti sebentar lalu akan melihat apa yang tidak terlihat. (askmen.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan