Suara.com - Menyambut Ramadan 1435 H, Cocal Cola Indonesia mengadakan rangkaian program dengan tema "Reconnection". Tema tersebut dipilih untuk menginspirasi khalayak, agar menghidupkan kembali silaturahmi di tengah masyarakat.
Coca Cola mengedepankan tema silaturahmi dalam desain kemasan produknya, yang disematkan kata-kata sapaan seperti Kakak, Adik, Ayah, Ibu, Sahabat, dan Maafkan Aku. Harapannya Coca Cola bisa menjadi medium untuk mempererat tali persaudaraan di bulan Ramadan.
"Bulan suci Ramadan memang kental dengan suasan saling memaafkan dan silaturahmi," kata Senior Integrated Marketing Content and Connection Manager Coca Cola Indonesia, Esther Tanudjaja di Jakarta, Kamis (26/6/2014).
"Harapannya kami bisa membawa inspirasi melalui sebuah botol Coca Cola," imbuh dia.
Esther berharap dengan program ini bisa menginspirasi untuk tetap menjalin hubungan yang baik terutama dengan keluarga dan sahabat terdekat.
"Seringkali hal ini hanya menjadi sebuah rutinitas dan kehilangan makna yang sesungguhnya," ujar Esther.
Program itu juga didukung dengan kampanye digital, dengan tagar #sampaikan melalui situs Twitter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat
-
Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan
-
BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia
-
Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak
-
'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
-
Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU