Suara.com - Dalam sejarahnya, buah rambutan yang banyak dijumpai di Indonesia ini tak hanya dijadikan sebagai buah yang lezat dan enak untuk dikonsumsi, tapi juga digunakan sebagai obat tradisional.
Seperti dilansir dari Foxnews, rambutan telah lama digunakan untuk mengatasi disentri, sedangkan kulitnya mengandung berbagai senyawa bermanfaat yang menunjukkan antioksidan dan anti-kanker.
Senyawa yang bertanggung jawab untuk hal ini mencakup ellagitannins dan xanthones. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit rambutan mengandung beberapa senyawa yang menunjukkan nilai dalam menghambat sintase asam lemak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari kulit rambutan bisa menjadi anti-obesitas yang berpotensi efektif. Dari sudut pandang gizi, rambutan merupakan sumber dari gula alami, kalium, kalsium dan magnesium yang baik. Ini adalah sumber sederhana serat dan mengandung vitamin B.
Meski antioksidan di dalam rambutan tak setara dengan delima, tapi tetap menawarkan sesuatu yang luar biasa, dalam hal konsistensi dan rasa.
Kebanyakan buah rambutan berwarna merah, namun ada beberapa varietasnya berwarna kuning. Perbedaan antara mereka tampaknya menjadi variasi dalam pigmen antioksidan dalam kulit, seperti buah-buahan yang memiliki warna yang sama.
Di Asia Tenggara, madu terbuat dari nektar rambutan yang diperlakukan dengan khusus. Di wilayah itu, buah sering dikemas dan dijual dalam kaleng, selain tersedia di pasar lokal. Buah ini juga dibuat menjadi selai dan jeli. Produk-produk ini memiliki aroma yang baik.
Itulah kunci nyata untuk rambutan yang terletak pada rasanya. Tentu saja, buah ini cukup bergizi. Tapi itu tidak akan menjadikan rambutan sebagai goji ataupun kismis hitam, dan tak seorang pun akan menyebut mereka sebagai buah sumber antioksidan paling ampuh meskipun memang terkandung di dalamnya. Karena dilihat dari sudut pandang rasa, rambutan memang sulit untuk dikalahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya