Suara.com - Dalam rangka memberikan edukasi mengenai pendidikan kesehatan sejak dini kepada anak-anak, Omni Hospital Alam Sutera menghadirkan sebuah program "Aku Dokter Cilik".
Direktur Omni Hospital Alam Sutera dr. Senta Lucia, MM, mengatakan bahwa program tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai komitmen Omni Hospital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama pada anak-anak melalui metode "Bermain Sambil Belajar".
"Program ini gratis dan bisa diikuti oleh anak-anak usia 4-12 tahun, dari Senin hingga Sabtu dengan dua sesi per hari," ujarnya dalam konferensi pers "Aku Dokter Cilik", pada Kamis (17/7/2014), di Rumah Sakit Omni Hospital Alam Sutera.
Nantinya, lanjut Senta, anak-anak akan diajak untuk bermain peran menjadi dokter dengan alat-alat yang menyerupai dengan yang digunakan dokter sesungguhnya.
Anak-anak juga diajak untuk melihat dan belajar secara langsung di praktik ilmu kedokteran di area Poliklinik seperti Nursery Room, Operating Theatre, Emergency Room, Dentist Room hingga Pharmacy Room.
Setelah merasakan 'sensasi' menjadi seorang Dokter, seluruh anak-anak akan mendapatkan sertifikat dan 'diwisuda' sebagai tanda tugas sebagai Dokter Cilik telah selesai.
Psikiater Omni Hospital Alam Sutera, Dr. Kresno Mulyadi, Sp. KJ menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana edukasi pada anak-anak untuk menjelaskan bahwa Dokter merupakan profesi mulia, serta rumah sakit merupakan tempat yang menenangkan dan jauh dari kesan menyeramkan.
"Lebih indah memang bagi anak-anak ketika mengenalkan dan mengajarkan sesuatu disampaikan dengan cara bermain. Ini dapat mudah diterima," ujarnya.
Ada dua manfaat program ini bagi anak, menurut Kresno, yang pertama adalah secara kognitif, di mana anak mendapatkan kegiatan dan pembelajaran secara rasional. Seperti mengenal profesi dokter, Rumah Sakit, cara merawat gigi dan lainnya.
Sedangkan yang kedua adalah secara afektif atau emosional, kita dapat melihat perubahan anak. Misalnya anak jadi memiliki perilaku hidup sehat, hingga pengaruh secara individual dan secara lingkungannya.
Tag
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
4 Pompa Air Otomatis Hemat Energi untuk Rumah, Cukup 125 Watt tapi Tetap Bertenaga
-
5 Cara Merawat Tas Kulit Sintetis yang Benar, agar Tidak Mudah Mengelupas
-
5 Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Pria 2026, Wajah Bersih Banyak Direkomendasikan Pengguna
-
7 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum ke Jatim Park 2
-
Beli Cushion Baru Viva di Mana? Ini Harga, Varian Shade, dan Review Penggunanya
-
Luffy cs Ramaikan Sekolah: Mengapa Karakter One Piece Jadi Favorit 'Ritual' Tahun Ajaran Baru
-
4 Cushion untuk Menutupi Bekas Jerawat Hitam, Coverage Tinggi dan Minim Oksidasi
-
Apa Saja Fitur Penting yang Harus Ada di Sepatu Lari? Ini 7 yang Perlu Diperhatikan
-
7 Ciri-Ciri Sepatu Jalan yang Nyaman dan Awet, Wajib Diperhatikan sebelum Beli
-
4 Cara Memakai Bedak agar Tahan Lama Tanpa Foundation