Suara.com - Berbeda pendapat adalah hal biasa dalam sebuah hubungan. Jadi tak apa-apa jika sesekali 'bertengkar' dengan pasangan Anda. Kadang setelah sebuah perkelahian yang serius, seseorang tidak juga merasa puas. Tapi tak peduli seberapa marah Anda pada pasangan, Anda harus menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal tertentu setelah bertengkar. Karena bisa jadi, hal-hal itu justru akan memperburuk situasi.
Idealnya, Anda perlu melakukan hal-hal romantis setelah bertengkar sehingga masalah bisa segera diatasi. Tapi jika Anda tidak bisa mengelola emosi, setidaknya hindari melakukan hal-hal sensitif ini agar keadaan tidak menjadi lebih buruk. Jangan terus berpikir bagaimana menghukum pasangan Anda. Tapi sebaliknya pikirkan bagaimana mengakhiri 'pertarungan' dan kembali normal.
Karena sesungguhnya, memperbaiki hubungan setelah bertengkar itu jauh lebih mudah daripada yang Anda pikirkan. Anda hanya perlu mengesampingkan ego dan memikirkan kelangsungan hubungan kalian sebagai pasangan. Selalu ingat bahwa tidak ada salahnya meminta maaf, bahkan jika Anda tidak bersalah!
Yang harus dihindari
Satu hal yang tak boleh Anda lakukan adalah menutup kesempatan untuk berdiskusi. Karena mungkin saja pasangan Anda masih ingin membahasnya. Jika Anda tidak ingin membahasnya, katakan padanya bahwa Anda tidak dalam keadaan pikiran yang baik untuk berbicara saat ini, tapi Anda akan membicarakannya nanti.
Jangan juga mematikan ponsel. Mungkin Anda berpikir ini lebih baik dilakukan untuk menghukum pasangan yang bersalah. Tapi, ketahuilah cara ini sangat tidak biasa dan tidak akan pernah bermanfaat. Itu benar-benar akan menyakiti dia apalagi jika dia ingin menelepon untuk minta maaf.
Mendiamkan pasangan, tidak merespon panggilannya dan tidak menanggapi pesan-nya juga tak disarankan. Ini dapat bekerja dua arah. Mungkin akan membuat dia menyesal dan tidak mengulangi kesalahannya atau dia menyerah dan memutuskan meninggalkan Anda.
Banyak pasangan melakukan hubungna seks, karena menilai ini sangat romantis. Namun, menikmati seks yang kosong hanya karena ingin mengakhiri pertengkaran tidaklah bijak. Jangan bercinta bila Anda masih sakit atau marah.
Jangan juga mengumbar emosi Anda di media sosial. Ini hanya akan membuat semua orang tahu pertengkaran Anda, sekaligus memposisikan pasangan Anda dalam cahaya yang buruk. Jangan juga membuat si dia cemburu. Periode sensitif setelah pertengkaran bukan waktu yang tepat untuk membuat pasangan Anda cemburu, ini bisa jadi bumerang. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib
-
Inspirasi Resep Takjil dari Chef Martin Praja: Es Teler Milky Pudding Bisa Buat Ide Jualan
-
Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
-
Apakah Cushion Menghalangi Air Wudhu? Cek 3 Rekomendasi yang Wudhu Friendly
-
5 Rekomendasi Cushion yang Bikin Wajah Glowing, Awet untuk Makeup Harian
-
Urutan Bacaan Surat Pendek untuk Sholat Tarawih 11 Rakaat, Mudah Dihapalkan
-
Doa Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
-
5 Bacaan Doa Megengan Puasa Ramadan, Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya