Suara.com - Sebanyak 47.000 wisatawan memadati objek wisata pantai selatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada libur Lebaran 2014.
Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Gunung Kidul, Hari Sukmono di Gunung Kidul, Rabu (30/7/2014), mengatakan, tahun ini ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 16 persen dibandingkan 2013.
"Pada H+2 2013, kunjungan wisatawan mencapai 30.000 orang. Tahun ini pada hari yang sama meningkat menjadi 47.000 orang. Terjadi peningkatan jumlah kunjungan yang cukup tinggi," katanya.
Data Disbudpar Gunung Kidul, lanjut dia, kawasan wisata pantai menjadi penyumbang wisatawan paling banyak yakni mencapai 35.000 orang pada H+1 lalu.
Untuk H+2, jumlah kunjungan hingga 18.00 WIB mencapai sekitar 47.000 orang, dengan rincian Tempat Penarikan Retribusi (TPR) Baron I 18.000 orang, TPR JJLS 10.000, dan sisanya berasal dari kawasan Pantai Siung, Wediombo dan Ngrenehan.
"Kami optimistis target wisatawan tercapai," kata Hari.
Dia memperkirakan akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan pada H+3 dan H+4 atau menjelang akhir libur lebaran.
"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu akan terus terjadi peningkatan kunjungan," imbuh Hari.
Dari pantauan pagi hingga siang antrean kendaraan yang menunggu karcis masuk ke kewasan wisata pantai terpantau cukup panjang, Pos penjagaan Baron I. Kepadatan dari SMK Tanjungsari sampai pertigaan menuju ke arah Pantai Kukup.
Namun demikian, penumpukan kendaraan ini sedikit lebih cepat terurai karena adanya pemberlakuan arus satu arah di kawasan wisata pantai, Kepolisian Resor Gunung Kidul sejak H+1. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi
-
Tak Perlu Terbang ke Malaysia, Cicipi Autentiknya Nasi Lemak hingga Char Kway Teow di Jakarta!
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya