Suara.com - Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk menulis status di akun Facebook Anda, dengan tujuan untuk memproyeksikan citra tertentu pada dunia, Anda mungkin menjadi anggota kelompok ini.
Sekelompok ilmuwan yang menyebut dirinya sebagai "Proyek Kesejahteraan Dunia" sedang melakukan analisis berkelanjutan terkait status pemilik Facebook dari seluruh dunia. Sejauh ini, data yang berhasil mereka kumpulkan telah mengungkap beberapa korelasi yang menarik antara apa yang diunggah orang di Facebook dengan arketipe kepribadian yang berbeda.
Untuk berpartisipasi dalam proyek ini, orang harus mengunduh aplikasi "Sifat saya" di akun Facebook. Aplikasi ini mengelola tes kepribadian standar.
Setelah tahapan ini, kepribadian pemilik akun Facebook akan dianalisis berdasarkan status yang mereka unggah. Sejauh ini, tercatat ada 75.000 orang mengikuti proyek ini. Hingga saat ini, para peneliti telah menerbitkan enam laporan. Dan hasilnya ternyata seperti yang diharapkan.
Orang-orang yang diklasifikasikan sebagai ekstrovet cenderung menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan gaya hidup yang berkonotasi dengan kesenangan, seperti pesta, akhir pekan atau liburan. Sebaliknya mereka yang introvet lebih cenderung menggunakan kata-kata yang menunjukkan kesendirian, seperti komputer, membaca, dan Pokemon.
Ini berarti bahwa jika dianalisis, penggunaan platform media sosial memberikan wawasan nyata siapa kita di balik tweet/ status update/ atau foto yang kita unggah di media sosial. Jadi Anda masuk kategori yang mana? (refinery29.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam