Suara.com - Sukses yang sebenarnya adalah hasil dari proses panjang yang membutuhkan perjuangan keras, ketekunan, disiplin dan tak kenal putus asa. Semua itu tentu saja tak bisa diraih secara instan.
Proses inilah yang dialami oleh Hanifa Ambadar, yang awalnya adalah seorang blogger kini menjadi pemilik komunitas perempuan online terbesar di Indonesia bernama Female Daily Network (FDN).
"Awalnya saya memang seorang blogger sejak 1999, karena saya senang menulis. Hanya saja waktu itu saya lebih senang menulis seputar kegiatan sehari-hari saya sewaktu kuliah di Amerika," katanya kepada suara.com mengawali perbincangan.
Namun seiring berjalannya waktu, tepatnya ketika bekerja di sebuah perusahaan fashion retail di AS tahun 2005, Hanifa mulai fokus menulis tentang fesyen. Sejak itulah banyak temannya di Indonesia yang menanyakan seputar fesyen yang sedang menjadi tren di Negeri Paman Sam itu.
"Banyak yang tanya, soal tren baju apa sih di sana (Amerika)? Nah, daripada saya jelasin satu-satu ke mereka, akhirnya saya bikin blog khusus fesyen dan beauty," cerita perempuan kelahiran Jakarta 21 Mei 1979 ini.
Di Amerika sendiri, lanjut Hanifa, blog sudah dilihat sebagai sebuah media. Karenanya tak heran di negara tersebut para blogger kerap diundang ke berbagai peluncuran produk dan dikirim pula contoh produknya untuk diulas produknya dalam sebuah tulisan.
Nah, di situlah Hanifa melihat adanya peluang bisnis yang menjanjikan yang bisa digarapnya untuk pasar di Indonesia. "Waktu itu saya berpikir, di Indonesia pastinya akan mengikuti tren media seperti ini dalam beberapa tahun ke depan. Makanya akhir 2007 saya merombak blog saya menjadi lebih profesional dan saya pun beli domain," jelasnya.
Sementara, untuk memperkaya konten blognya, Hanifa menggandeng sahabatnya, Affi Assegaf, yang saat itu masih bekerja di sebuah perusahaan kosmetik di Indonesia. "Saya fokus menulis tentang fesyen, sementara Affi tentang beauty-nya," imbuhnya.
Merintis dari Nol
Sejak itulah blog-nya digarap secara serius dengan gaya bahasa yang ringan dan enak dibaca, serta dilengkapi pula dengan berbagai foto yang menarik. Tak hanya itu, kontennya pun kian beragam seperti membahas seputar produk kecantikan, fesyen dan semua isu seputar perempuan.
Dan tak disangka sekitar awal 2008, kata Hanifa, ada agensi yang tertarik untuk beriklan di blog-nya yang awalnya diberi nama fashionesedaily.com.
"Padahal kita belum promosi dan belum punya tarif iklan lho, tapi sudah ada yang tertarik pasang banner dan itu klien besar," ujarnya bangga.
Semenjak blog-nya mulai dilirik oleh para pemasang iklan, Hanifa dan Affi semakin mantap menekuni bisnis di ranah maya ini. Akhir 2008, ia pulang ke Tanah Air untuk membesarkan usahanya di dunia maya tersebut bersama sahabatnya itu yang juga memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaannya.
"Tahun 2009 kami membuat PT dan membuka kantor kecil di daerah Bangka Raya, yang hanya cukup untuk tiga orang saja. Waktu awal, kami baru punya satu karyawan yang bertugas sebagai sales. Sementara saya dan Affi fokus di komunitas dan pengembangan konten," jelas lulusan Pemasaran dari Southern Illinois University of Carbondale dan MBA dari Maryville University, St. Louis – MO, Amerika Serikat ini.
Berawal dari situlah Hanifa dan Affi merasakan lika-likunya merintis usaha dari nol. Kantornya yang boleh dibilang cukup sederhana dan jaringan kerjanya yang baru dirintis tak membuatnya putus asa dalam menjalankan usahanya.
"Inget banget, dulu kalau hujan atap kantor sering bocor karena kita memang baru punya kemampuan sewa kantor yang sederhana. Pokoknya menyedihkan kalau ingat awal-awal merintis usaha ini, tapi seru sih," kenangnya mengingat masa lalu.
Namun seiring berjalannya waktu, usahanya itu semakin menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pemasang iklan di situs onlinenya pun semakin banyak sehingga Hanifa dan Affi mampu menyewa kantor yang lebih besar. Yah, dua tahun yang lalu, kantor mereka pun pindah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan dan sekarang mampu menggaji karyawannya yang sudah mencapai 26 orang.
Berita Terkait
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
5 Sunscreen di Shopee yang Lagi Diskon 50 Persen Lebih, Ada Skin1004 hingga Scora
-
Darurat Judi Online pada Anak: Saat Gawai Berubah Menjadi Mesin Slot Berjalan
-
Di Mana Saya Bisa Membeli Cushion dengan Harga Terjangkau secara Online? Ini 9 Rekomendasinya
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak