Suara.com - Festival Danau Toba yang digelar 17 hingga 21 September 2014 di Kabupaten Toba Samosir diharapkan mampu mendongkrak popularitas pariwisata di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Sapta Nirwandar mengatakan bahwa pihaknya menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir menggelar Festival Danau Toba (FDT) tahun ini.
"Kali ini Kabupaten Toba Samosir menjadi tuan rumah event yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara," katanya.
Ia mengatakan bahwa masyarakat di Tanah Air, bahkan di dunia, berkesempatan untuk mengenal budaya masyarakat Sumut secara lebih dekat dalam festival itu.
Dalam FDT 2014 akan digelar pameran dan atraksi pentas budaya masyarakat Sumut sehingga bisa memberikan pemahaman kepada publik yang lebih luas sekaligus mempromosikan citra Danau Toba sebagai salah satu destinasi utama pariwisata di Sumut.
Sejumlah kegiatan yang akan digelar, antara lain Lomba Solu Bolon Dragon (dragon boat), Lake Toba's World Drum Festival, Lomba Renang Internasional dan Renang Rakyat, Pertunjukkan Budaya, Lomba Menyanyi dan Panduan Suara, Lomba Arung Jeram, Fashion Show, Seminar Pariwisata, Pameran Pariwisata, dan Industri Kreatif.
"Ini juga kita harapkan bisa berdampak positif bagi pengembangan kawasan Danau Toba untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut," katanya.
Ia mengharapkan FDT 2014 yang telah dilaksanakan sejak 1970-an yang dulu dikenal dengan sebutan Pesta Danau Toba dapat kembali mempersatukan seluruh komponen masyarakat Sumatera Utara untuk berkontribusi memeratakan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Di samping itu juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Sumut dan sekitarnya.
"Tidak kalah pentingnya kami mendukung pelestarian alam dan kreativitas budaya masyarakat kawasan Danau Toba serta pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di sebelas kabupaten/kota melalui Festival Danau Toba," katanya.
Ke depan Sapta berharap FDT bisa menjadi salah satu ajang festival internasional bercitra kuat dan diakui dunia. (Antara)
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan
-
Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Pompa Air Nyala tapi Air Gak Keluar? Coba 6 Solusi Ini, Jangan Buru-Buru Panggil Teknisi
-
Panduan Memilih Sabun Cuci Muka Emina Sesuai Masalah Kulit: Mana yang Cocok Buatmu?
-
3 Sunscreen Anessa Paling Laris di Shopee, Favorit karena Ringan dan SPF 50
-
Dunia Kerja Berubah karena AI, Bagaimana Orang Tua Bisa Menyiapkan Anak Sejak Sekarang?