Suara.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Muslim di berbagai daerah Indonesia memiliki tradisi khas yang diwariskan turun-temurun. Salah satu tradisi yang paling dikenal, khususnya Palembang, Sumatra Selatan, adalah ziarah kubro. Tradisi ini bukan sekadar kegiatan ziarah makam biasa, melainkan ritual keagamaan yang sarat makna spiritual, sejarah, dan kebersamaan umat.
Lantas, apa itu ziarah kubro, bagaimana sejarahnya, dan mengapa tradisi ini begitu penting menjelang Ramadan? Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap, mulai dari pengertian, rangkaian kegiatan, hingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Apa Itu Ziarah Kubro?
Secara bahasa, ziarah berarti mengunjungi, sedangkan kubro berasal dari bahasa Arab yang berarti besar atau agung. Ziarah kubro dapat diartikan sebagai ziarah besar-besaran ke makam para ulama, wali, dan tokoh penyebar Islam.
Berbeda dengan ziarah makam pada umumnya yang dilakukan secara personal atau keluarga, ziarah kubro dilakukan secara kolektif dan terorganisir. Ribuan jamaah biasanya mengikuti tradisi ini dengan berjalan kaki atau beriringan, sambil melantunkan doa dan dzikir.
Sejarah Ziarah Kubro di Indonesia
Ziarah kubro dikenal luas sebagai tradisi khas masyarakat Palembang dan sekitarnya. Tradisi ini diperkirakan telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, berakar dari dakwah para ulama dan habaib keturunan Arab yang menyebarkan Islam di wilayah Sumatra Selatan.
Tokoh-tokoh penting yang diziarahi antara lain para ulama besar, wali, serta pendiri pesantren dan pusat dakwah Islam di masa lampau. Ziarah kubro menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus sarana mengenang jasa mereka dalam menyebarkan ajaran Islam secara damai.
Mengapa Ziarah Kubro Dilakukan Jelang Ramadan?
Baca Juga: Hadorot Ziarah Kubur Orang Tua Sebelum Puasa Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?
Waktu pelaksanaan ziarah kubro umumnya dilakukan pada akhir bulan Syaban, tepat sebelum Ramadan tiba. Hal ini bukan tanpa alasan.
Menjelang Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk:
- Memperbanyak introspeksi diri
- Mengingat kematian dan kehidupan akhirat
- Membersihkan hati sebelum memasuki bulan penuh ibadah
Ziarah kubro menjadi momen refleksi spiritual, mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Dengan berziarah, jamaah diharapkan memasuki Ramadan dengan hati yang lebih tenang, ikhlas, dan siap memperbanyak amal.
Rangkaian Kegiatan Ziarah Kubro
Tradisi ziarah kubro biasanya berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian kegiatan yang tertata rapi, antara lain:
1. Ziarah ke Makam Ulama dan Auliya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Achmad Syahri Assidiqi dari Partai Mana? Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Rapat
-
5 Skin Tint Anti Oksidasi yang Bikin Makeup Tetap Fresh dan Natural Seharian
-
Berapa Kekayaan Achmad Syahri Assidiqi? Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok saat Rapat
-
Kekayaan Mensos Saifullah Yusuf, Berani Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Kapan Pakai Translucent Powder? Ketahui agar Hasil Makeup Matte Tanpa Cakey
-
Tanggal 14 Mei 2026 Libur Kenaikan Isa Almasih, Apakah Jumat 15 Mei Cuti Bersama?
-
Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Shade yang Bikin Wajah Lebih Fresh
-
Saat Karya Seni, Tata Ruang, dan Alam Menyatu dalam Pengalaman yang Imersif
-
Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional
-
5 Bedak Padat untuk Kulit Berminyak dan Pori-Pori Besar, Bikin Wajah Halus Bebas Kilap