Suara.com - Kementerian Pariwisata Thailand, berencana untuk membagikan gelang bagi wisatawan yang berkunjung ke negeri itu. Langkah ini diambil menyusul pembunuhan terhadap dua pelancong asal Inggris, Mayat Hannah Witheridge (23) dan David Miller (24) awal September ini, yang membangkitkan kekhawatiran mengenai keselamatan para turis.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Kobkarn Wattanavrangkul mengatakan langkah ini diambil untuk mengidentifikasi wisatawan yang tersesat atau menghadapi masalah. Ide ini telah disosialisasikan ke pihak pengelola hotel di Thailand.
"Ketika turis mendaftar masuk hotel, mereka akan diberi gelang dengan nomor seri sesuai dengan identitas mereka dan terdapat nomor kontak resor tempat mereka menginap, sehingga jika mereka keluar malam dan, misalnya, mabuk atau tersesat, mereka bisa dibantu dengan mudah," kata Kobkarn.
Langkah selanjutnya, ujarnya, adalah semacam alat pelacak elektronik namun ini belum dibicarakan secara rinci. Ia menambahkan juga sedang digagas sebuah sistem yang menyediakan seorang penjaga lokal di tempat-tempat wisata. Pembatasan jam berpesta di beberapa pulau di Thailand serta pembatasan pantai-pantai mana saja yang bisa menggelar pesta, juga tengah dipertimbangkan.
Kobkarn mengakui ide pemberian gelang itu tak sepenuhnya diterima. Ide tersebut diperkirakan tidak akan berjalan lancar karena banyak turis muda yang mengunjungi Thailand setiap tahun untuk bersenang-senang, menikmati matahari dan laut.
"Sebagian besar orang menyambut baik ide itu namun beberapa hotel khawatir para turis tidak akan mau mengenakan gelang itu," terangnya.
Pihak berwenang mengungkapkan kekhawatiran terkait imbas pembunuhan itu terhadap industri pariwisata yang memberikan kontribusi hampir 10 persen dari produk domestik bruto (PDB) bagi negeri gajah putih itu.
Industri pariwisata belum sepenuhnya pulih, menyusul konflik berkepanjangan dan menyebabkan hampir 30 orang tewas. Jumlah kedatangan turis ke Thailand turun 11,9 persen pada Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, setelah pada Juli angka kedatangan turis turun 10,9 persen. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!