Suara.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D, SpGK menegaskan, pentingnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) untuk mencegah kehamilan bagi pasangan usia subur. Metode ini berupa IUD (Intra Uterine Devices ), MOP (Metoda Operasi Pria), MOW (Metode Operasi Wanita) dan Implan.
Harapan ini disampaikan pada peringatan World Contraception Day (WCD) atau hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada Selasa (30/9/2014).
"Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi para pasangan, bahwa kontrasepsi adalah salah satu cara yang efektif untuk mengatur kehamilan agar terhindar dari kehamilan yang tak diinginkan pasangan usia subur,” tutur Fasli Jalal, dalam konferensi pers “Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia” di Jakarta.
Berdasarkan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, sekitar 62% wanita Indonesia menggunakan alat kontrasepsi, namun tingkat penggunaan kontrasepsi jangka panjang hanya berkisar 10,6%.
Fasli mengingatkan, kontrasepsi merupakan kebutuhan utama keluarga dalam membentuk keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, sekaligus menekan laju pertumbuhan penduduk.
Hal ini juga diperkuat oleh dr. Nurdadi Saleh, SpOG yang menjelaskan bahwa pasangan usia subur 16-18 tahun dianjurkan untuk menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang, yakni dengan menunda kehamilan hingga usia 20 tahun.
“Sebaiknya jangan hamil sebelum usia 20 tahun. Namanya juga remaja, kalau minum pil suka lupa. Padahal, seringkali hubungan suami istri itu tidak dapat ditunda. Kalau kita tidak mau kebobolan ya sebaiknya pakai metode kontrasepsi jangka panjang,” ujar Nurdadi ditemui di tempat yang sama.
Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ini melanjutkan, jika seorang perempuan siap hamil, maka MKJP bisa dihentikan, dan tunggulah sampai si jabang bayi lahir. Setelah itu, jika masih berkeinginan memiliki anak, tak ada salahnya untuk memberikan jarak sekitar 2-3 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
-
Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua
-
Trik Marketing "Halo Kakak Spill Skincare" Ketahuan, Begini Aturan Main Iklan Skincare yang Benar
-
Cara Daftar Mudik Gratis Pos Indonesia 2026, Cek Syarat dan Rute Perjalanan
-
Eyeliner yang Bagus dan Tahan Lama Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik Mulai Rp30 Ribuan
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Kapan THR ASN Cair? Ini Bocoran Terbarunya untuk Tahun 2026
-
Kapan 10 Hari Terakhir Ramadan 2026? Catat Tanggal dan 5 Amalan Utamanya
-
Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Siapa Zodiak Paling Beruntung 27 Februari 2026? Siap-Siap Hoki di Akhir Bulan