Seperti apa drama Korea dan KPop mempengaruhi dunia fashion Indonesia? Hal ini coba digambarkan dalam show bertajuk "Film dan Serial Drama Korea" di hari ketiga gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2015. Korean Culture Center menggandeng dua label lokal dari Indonesia Fashion Forward, Yosafat Dwi Kurniawan dan Monday to Sunday menampilkan koleksi dengan sentuhan negeri ginseng.
Show di panggung Fashion Tent, Senayan City, Jakarta, pada Senin (3/11/2014) petang itu dibuka Sunday to Monday. Koleksi terbarunya yang terinspirasi serial drama Korea Coffee Prince ini, banyak mengangkat tren seputar gaya hidup anak muda urban masa kini. Kesegaran fashion modern yang playfull kuat terasa dalam koleksi ini.
Koleksi bertema "Bon Appetit" ini juga memiliki potongan asimetris yang menjadi ciri khas dari label yang dibelakangi Duo desainer, Dita dan Mellyun ini.
"Dalam karya ini, kami mengangkat topik kesehatan ke fashion dengan menghadirkan ragam tanaman dan bunga yang bisa dikonsumsi. Salah satunya adalah kopi. Di Indonesia, ada kopi luwak. Sedangkan dalam Korean Culture kami melihatnya lebih pada serial drama Koreanya, yakni Coffee Prince," jelas dua perancang muda ini.
Monday to Sunday bermain dengan teknik digital printing dengan ragam tanaman dan bunga di atas bahan sifon dan sutera yang ringan.
Meski begitu, sentuhan Korea kental terasa di 24 potong busana yang memiliki karakter loose dan unik ini. Potongan busana edgy, seperti celana-celana bersiluet lurus, longgar dan crop atau menggantung. Koleksi yang didominasi dengan palet warna putih, hitam dan abu-abu ini juga menghadirkan beberapa celana yang dilapisi bahan lain seolah seperti kancing kemeja.
Sedangkan Yosafat Dwi Kurniawan, terasa begitu kontras. Koleksi yang terinspirasi dari film Korea "Masquerade" ini terlihat agak dramatis.
"Film ini bertema kerajaan yang gelap dan dramatis. Ini saya perlihatkan dalam siluet karya saya. Darknya berupa bayangan. Selain itu, warna, elemen dan teksturnya juga terinspirasi dari film ini," jelas Yosafat.
Bayangan hitam atau dark cloud dalam busananya, oleh Yosafat dihadirkan dengan metode digital print. Sebanyak 24 busana dalam warna gelap seperti hitam, marun dan keemasan ini memiliki potongan tinggi, dengan garis busana yang kuat, strutural dan tegas.
Beberapa struktur busana dibuat kaku dengan rok yang mengembung. Gaun malam yang ditawarkan juga tampil dengan detail cutout di sisi pinggang. Printing mawar yang diaplikasikan dalam beberapa blouse dan rok dengan bahan gelap menambah kesan dramatis dan edgy.
Berita Terkait
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Review Drama Voice, Aksi Menegangkan Tim 112 Dalam Memburu Pembunuh Berantai
-
Ulasan Red Swan: Kisah Kehidupan Elite yang Dibangun dari Perebutan Kuasa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian