Ada sebuah tren yang sedang melanda dunia saat ini. Latihan kebugaran yang menjanjikan bisa membesarkan bokong makin diminati. Operasi yang memompa lemak ke bokong juga kian populer. Dan celana dalam dengan padding yang membuat bokong tampil lebih aduhai pun laris manis.
Panggung musik dan hiburan memegang peran penting dalam budaya pop ini. Nicki Minaj, misalnya, memamerkan bokongnya yang 'gemuk' di "Anaconda." Bintang reality Kim Kardashian, secara seronok mengunggah foto-foto miliknya di Instagram. Dan dalam video musik "Booty," Jennifer Lopez dan Iggy Azalea, mengenakan baju ketat, menggosok bokong melengkung mereka bersama-sama.
Dampaknya, bisnis 'membesarkan' bokong pun kian booming. Perusahaan yang memproduksi celana dalam yang bisa memvermak tubuh bagian belakang perempuan ini menangguk banyak uang. Budaya pop yang menonjolkan tubuh bagian belakang perempuan ini mampu mendongkrak harga celana busa berlapis, Booty Pop, hingga 47 persen hanya dalam waktu enam bulan terakhir.
Pihak Booty Pop menolak menyebut angka penjualan, dan hanya menyebutkan gaya dan warna tertentu telah terjual habis tahun ini, termasuk pink Cotton Candy Boy Shorts yang per potongnya dibanderol 22 dolar atau sekitar Rp250 ribu ini.
Susan Bloomstone, pendiri Booty Pop, mengatakan pelanggan telah meminta ukuran yang lebih besar. Jadi perusahaan yang berbasis di Boston, AS itu, berencana untuk mulai menjual bantalan yang 25 persen lebih besar bulan ini. "Orang-orang hanya ingin bokong yang lebih besar," katanya.
Feel Foxy, yang juga memproduksi celana dalam berpadding, menyebut 2014 adalah tahun terbaik sejak produk ini diluncurkan hampir satu dekade lalu. Penjualan naik 40 persen dari tahun lalu, tetapi perusahaan menolak untuk memberikan angka penjualan.
"The Nicki Minaj Lagu memberi perempuan ide untuk memperhatikan tubuh bagian belakang mereka," kata Jessica Asmar, salah seorang pendiri Feel Foxy.
Lantas apa sih sebenarnya komentar para pelanggan tentang produk ini?
"Bokong yang datar dapat merusak penampilan pakaian," ujar Deborah Santiago, ibu rumah tangga dari New York, AS yang mengidolakan Jennifer Lopez. Maka Deborah tak keberatan merogoh uang hingga 40 dolar atau sekitar Rp480 ribu untuk selembar celana dalam produksi Feel Foxy.
"Saya selalu ingin bokong besar," kata Santiago. (news.com.au)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker, Seri 530 Jadi 800 Ribuan
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama