Bagi sebagian orang, mencuci atau membersihkan sepatu memang satu pekerjaan yang tak menyenangkan. Salah cara menangani sepatu bukannya menjadi bersih tapi bisa-bisa malah rusak.
Dian Maya Puspitasari dari Shoe Bible mengatakan bahan sepatu yang berbeda membutuhkan penanganan yang berbeda. Bahan pembersih untuk sepatu juga berbeda. detergen biasa bisa merusak sneaker kesayangan Anda. Untuk itu Shoe Bible telah meramu sabun khusus untuk sepatu, Swasher. Sabun ini terbuat dari bahan alami, yaitu dari kelapa dan minyak bunga matahari yang aman untuk sepatu dari bahan kulit maupun suede sekalipun.
Bagaimana cara menggunakannya, berikut tips dari Maya. Untuk sepatu dari kulit, atau ked dan sneaker yang tak terlalu kotor menurut Maya cukup menggunakan sikat basah.
"Gunakan sikat basah dan terapkan sedikit sabun, lalu sikatkan perlahan ke permukaan sepatu hingga berbusa, lalu lap dengan handuk bersih," ujar Maya dalam perbincangannya dengan suara.com beberapa waktu lalu.
Jika sepatu Anda sudah terlalu kotor, menurut Maya, perlu dilakukan pembersihan yang intensif. Pertama, ujarnya, masukkan adjustable shoe tree agar bentuk sepatu tidak berubah saat dicuci. Lantas dikat perlahan dengan menggunakan sikat basah yang sudah diberi larutan Swasher. Untuk bagian sol, Anda mungkin perlu menyikat lebih keras.
"Lalu masukkan sepatu ke dalam tas laundry sepatu dan cuci di air dingin dengan menggunakan mesin cuci," terangnya.
Cara ini, akan membuat sepatu Anda bersih tetapi warna dan bentuknya tetap bertahan. Nah jika Anda masih tetap malas mencuci sepatu, cobalah ke Shoe Bible, di Lantai 1 Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang menyediakan jasa pencucian sepatu.
Untuk sepasang sepatu dibanderol Rp60 ribu, sedangkan untuk sepatu berbahan suede harganya Rp70 ribu. Dan jika Anda masih malas juga ke Pasar Santa, maka Shoe Bible memberikan layanan antar dan jemput hingga wilayah Jabodetabek.
"Selain membuka jasa pembersihan sepatu kami juga menyediakan larutan pembersih sepatu serta alat-alat yang dibutuhkan untuk merawat sepatu," ujar Dian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut