Suara.com - Meski kesibukan sebagai produser film, banyak menyita waktunya, Sheila Timothy tetap berusaha meluangkan waktu untuk suami dan empat anaknya. Baginya kebersamaan dengan anak dan suami merupakan suatu keharusan dan harus selalu diupayakan sesibuk apapun dirinya.
Diakui Lala, begitu perempuan ini kerap disapa, kiprahnya di industri film tak jarang membuatnya berada di luar rumah lebih dari 12 jam sehari.
"Kemarin pas produksi film Tabula Rasa butuh waktu lama banget. Setelah kelar rasanya lega banget. Sekarang saya fokus ke keluarga dulu, istilahnya ngebayar rasa bersalah karena kerap meninggalkan anak-anak dan cuma ketemu sebelum mereka berangkat sekolah. Ini waktunya menebus dosa," kata Sheila baru-baru ini.
Kakak Marsha Timothy ini, selalu bisa menyempatkan diri memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Baik yang masih di TK Besar hingga yang remaja. Tak jarang Ia mengajak anak-anaknya ke lokasi syuting untuk mengetahui kesibukan sang ibunda.
Namun menurut Sheila, ia berusaha untuk tidak menebus ketidak-hadiarnya dnegan memanjakan keempat anaknya. Ia hanya berusaha jujur dan memberi pengertian pada anak-anaknya, bahwa apa yang dia lakukan adalah untuk mereka juga.
"Bila sedang lelah, ya katakan saja lelah dan meminta waktu sebentar untuk beristirahat. Intinya jangan memaksakan diri. Kita harus sama-sama belajar dengan anak. Jangan menempatkan posisi kita lebih superior dari anak-anak. Anak-anak kadang lebih pintar dari kita," imbuhnya.
Satu kunci penting dalam menjalankan peran ganda dalam kehidupannya adalah membuat dirinya bahagia.
"Yang pertama kita harus bahagia dulu. Saya berprinsip kalau ingin membahagiakan orang lain, kita harus bahagia dulu biar energi yang kita bagi juga positif. Nah biasanya me time saya siasati dengan mengajak anak saya yang perempuan dan sudah beranjak remaja. Kita nyalon bareng karena dia juga sudah aware dengan perawatan tubuh," ujar produser film Pintu Terlarang ini.
Menurut Sheila, kebersamaan ini ia manfaatkan untuk berbicang dengan si sulung tentang semua aktivitasnya. Sheila juga merasa terbantu oleh teknologi dan tak menganggap gadget sebagai musuh, tapi justru bisa mendukung interaksinya sebagai orangtua dengan sang anak.
"Saya sering manfaatkan Skype untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan anak saat di lokasi syuting atau di kantor," kata Sheila.
Terakhir, setiap tahun Sheila merencanakan liburan bersama anak dan suami.
"Jadi cuma ada saya, suami dan anak-anak. Seminggu atau lima hari, dan ini akan sangat membekas di hati anak-anak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Budget Terbatas, Mending Pilih Tinted Sunscreen atau Cushion?
-
7 Sepatu Lari Selevel Puma Deviate Nitro 4, Pas Buat Kejar Pace Cepat
-
5 Lip Balm dengan Aroma Buah untuk Remaja, Harga Tak Menguras Uang Saku
-
7 Sepeda Paling Ringan dan Nyaman, Pas Buat Gaya Hidup Sehat Ibu-ibu
-
Doa 'Allahumma Balighna Ramadan' dan Kumpulan Doa Bulan Ramadan
-
Terpopuler: Rekam Jejak Mohan Hazian, Ini Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen Minim Oksidasi di Bawah Rp100 Ribu, Bye Wajah Abu-Abu!
-
Banjir Cuan! Ini 5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 11 Februari 2026
-
Apa Itu Nyadran Jelang Ramadan? Ini Sejarah dan Tata Cara Pelaksanaannya
-
Sirkus Kelas Dunia Hadir di Singapura, Ajak Keluarga Indonesia Liburan Penuh Keajaiban