Suara.com - Bayi seyogyanya mendapatkan ASI ekslusif selama enam bulan pertama sebagai asupan terbaiknya. Namun setelah itu, ibu bisa memberikan makanan pendamping.
Namun bukan berarti pemberian ASI dihentikan lho! Ibu masih bisa menyusui dan memadukannya dengan makanan pendamping ASI atau yang biasa dikenal dengan MPASI.
Agar si kecil tidak kaget saat mulai diberikan MPASI, ada beberapa tahap yang perlu ibu perhatikan. Sebab, organ pencernaan bayi belum sesempurna pencernaan orang dewasa sehingga pemberian MPASI harus disesuaikan dengan kemampuan organnya.
"Sebenarnya pemberian makanan pendamping ASI dimulai setelah bayi berusia lima bulan 30 hari. MPASI memiliki dua kriteria didasarkan pada usianya. Kriteria pertama usia 6-9 bulan dan kedua usia 9-12 bulan," ujar dr Sylvia Heryeni, IBCLC, Pengurus & Konselor Rumah Menyusui RSIA Budi Kemuliaan di Jakarta, belum lama ini.
Pada kriteria pertama, lanjut dia, sebaiknya sang ibu memberikan MPASI yang berbentuk cair atau lunak misalnya bubur nasi, bubur buah, atau jus. Namun harus diperhatikan, meski boleh memberi jus pada anak, dokter Sylvia menyarankan agar tetap memenuhi zat gizi seimbang yang dibutuhkan sang bayi seperti karbohidrat, protein, serat.
"Kalau hanya diberikan jus buah saja, yang terpenuhi hanya vitamin dan mineral, padahal bayi juga butuh zat gizi lainnya. Sebaiknya dipadukan saja," tambah Sylvia.
Setelah itu ketika organ pencernaan bayi sudah terbiasa menerima makanan, bisa dilanjutkan dengan makanan padat seperti nasi tim. Yang terpenting, dokter Sylvia mengingatkan bahwa makanan yang diberikan kepada bayi saat MPASI harus memenuhi kriteria empat sehat lima sempurna.
Berita Terkait
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?