Suara.com - Membaca papan hijau bertuliskan 'Tegal Alun' membuat saya menarik nafas lega siang itu. Rasanya, pendakian dengan trek cukup curam yang membawa saya dari Pondok Saladah ke puncak Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, begitu terbayar ketika melihat luasnya hamparan bunga edelweiss yang subur.
Tegal Alun merupakan salah satu tempat favorit para pendaki. Di ketinggian sekitar 2500 dpl, siapa pun dapat menikmati keindahan dan pesona bunga keabadian ini.
Sejauh mata memandang, yang saya lihat hanyalah deretan pegunungan hijau dengan 80 hektar bunga edelweiss. Berwarna hijau kekuningan, cantik bermekaran. Tak ketinggalan birunya langit yang jernih semakin memperlengkap kecantikan siang itu.
Beberapa orang terlihat asyik mengabadikan 'harta karun' gunung api yang masih aktif tersebut. Belum lagi, udara sejuk yang menyertai, membuat kaki seakan tak mau berpindah.
Karena sedang musim hujan, saya juga dapat menikmati danau kecil yang semakin mempercantik 'lukisan' maha kuasa ini.
Namun, ada hal yang harus diperhatikan. Pepohonan Edelweiss di Tegal Alun ini sudah berstatus sebagai cagar budaya atau dilindungi. Jadi, siapapun tak boleh sembarangan memetiknya. Sebab, Edelweiss memerlukan waktu hingga lima tahun untuk tumbuh dan berbunga kembali.
Untuk mencapai Tegal Alun, biasanya para pendaki menyusuri sungai kemudian mengambil arah barat ke hutan mati. Dari hutan mati, dapat mengambil ke arah timur. Perjalanan sekitar 1 jam menuju Tegal Alun dari Pondok Saladah.
Tapi, jika ingin yang lebih menantang, terdapat trek-trek lain yang langsung membawa pendaki ke kawasan padang edelweiss terluas dan terindah se-Indonesia itu, dengan medan yang lebih curam dan terus menanjak.
Selain di Tegal Alun, pendaki juga dapat menemukan tumbuhan Edelweiss di sekitar Pondok Saladah, tempat yang menjadi camping ground di Gunung Papandayan. Meski tak sebanyak bunga Edelweiss di Tegal Alun.
Walau tak boleh memetik bunga-bunga cantik ini untuk dibawa pulang, namun kenangan melihat keindahannya saja, sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupa. Surga edelweiss!
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau
-
Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus
-
Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!
-
Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus