Suara.com - Paparan sinar matahari dan udara ibukota yang kian tercemar membuat kondisi kulit wajah menjadi mudah kusam. Maka jika tak dibarengi perawatan, tentu akan memiliki efek buruk pada kesehatan kulit wajah, seperti keriput, jerawat, pori-pori wajah membesar hingga penuaan dini.
Untuk mengatasi hal itu, kini banyak perawatan wajah yang ditawarkan yang disebut aman, tanpa rasa sakit dan tanpa efek samping. Salah satunya ditawarkan Impressions Body Care Center di bilangan Cikini, Jakarta Pusat.
Pusat perawatan tubuh yang sudah cukup dikenal ini antara lain menyediakan perawatan bernama Facial Multi Ultrasound Skin System atau Facial MUSS, yang dapat diterapkan pada kulit yang belum terlalu bermasalah.
Berbeda dari facial kebanyakan, facial satu ini menggunakan alat multi ultrasound system yang mempunyai getaran ultrasonik dengan kekuatan 1 MHz, tentunya akan membuat wajah serasa dipijat hingga 60mm di bawah kulit.
Alat ini, kata dr. Riri Elmarina, M.Kes, juga menggunakan liftor dan hydratan yang berfungsi untuk menghaluskan, mencerahkan, menambah kadar air, dan melembabkan tanpa membuat kulit menjadi berminyak, sehingga berfungsi mempertahankan kekencangan wajah.
"Manfaat melakukan facial MUSS adalah agar metabolisme kulit menjadi lebih baik, meningkatkan elastisitas dan fleksibilitas permukaan kulit. Facial MUSS juga membantu membuang kotoran yang menyumbat pori serta meningkatkan daya serap serum yang diaplikasikan," ujarnya kepada suara.com.
Prosedur ini diawali dengan Fase soft exfoliating, yang berfungsi untuk mengikis jaringan kulit mati. Dengan vibrasi mekanik spatula diamond yang digerakkan searah garis wajah dan toner khusus.
Setelah melewati pengikisan jaringan kulit mati, langkah selanjutnya adalah Fase sonophoresis hydrating, yakni tahap menutrisi kulit dengan mengaplikasikan alat ultrasound dan gel hydrating. Gerakannya seperti pijat pada wajah supaya kulit wajah menjadi kenyal dan kencang.
Selanjutnya untuk mengikis kerutan halus, terutama di sekitar mata dan garis bibir, tahap perawatan selanjutnya adalah Fase defibrosing wrinkle dan Fase dermic stimulation yang bertujuan untuk menstimulasi produksi kolagen dan elastin yang merupakan faktor anti-aging pada kulit. Kedua fase ini menggunakan gel liftor dan alat ultrasound dengan gerakan pijat yang sama.
Setelah ini memasuki tahap relaksasi, yang disebut Fase drainage dan relaxing dengan tujuan membuang hasil metabolisme kulit dan memperbaiki jaringan.
Facial MUSS pun diakhiri dengan proses masker wajah. Setelah kering, masker dibersihkan dan dioleskan pelembab, tabir surya serta krim mata.
Setelah melakukan Facial Muss, saya merasa kulit wajah menjadi halus, kenyal, lembab dan kencang. Dan yang terpenting adalah, saya bisa melanjutkan aktivitas setelah melakukan Facial Muss karena facial ini tanpa reaksi kemerahan yang mengganggu.
"Untuk mengatasi masalah kulit, seperti kerutan, biasanya hanya dengan satu kali perawatan saja sudah terlihat perubahannya," ujar Riri.
Sementara untuk pengencangan, sebaiknya kata Riri, lakukan Facial Muss seminggu sekali. Ketika kondisi kulit sudah membaik, frekuensi terapi bisa dikurangi menjadi sebulan sekali.
Berita Terkait
-
Perawatan Rambut Serba Praktis Jadi Tren, Solusi Cepat untuk Rambut Berminyak dan Lepek
-
Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea
-
Ketika Kecantikan Menjadi Komoditas: Membaca Belantik karya Ahmad Tohari
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor
-
Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget
-
Weton Tibo Pati Artinya Apa dan Cara Mengatasinya Menurut Primbon
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda
-
Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong
-
Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya
-
Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?
-
Diskon 50 Persen dari BRI untuk Pembelian CHAGEE Modinity ICE BSD, Ini Caranya
-
Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL