Salah satu menu seafood di Dancing Crab. [Suara.com/Dinda]
Seafood adalah satu makanan yang memiliki tempat tersendiri di hati banyak orang, khususnya masyarakat Indonesia. Apalagi, Indonesia sangat terkenal memiliki hasil kelautan, tentu tak heran jika seafood sudah bukan makanan yang asing lagi.
Melihat hal ini, Tung Lok Restaurants sebuah perusahaan inovatif asal Singapura, yang berfokus pada bisnis kuliner dan restoran, membuka salah satu restoran favoritnya di Indonesia yang berbendera Dancing Crab.
Setelah sukses hadir di Singapura dan Tokyo, Jepang, kali ini Dancing Crab yang membawa konsep makanan seafood yang terinspirasi dari rasa campuran beberapa negara di dunia telah hadir di Lotte Shopping Avenue Lantai 4, Jakarta Selatan.
"April tahun lalu kita membuka restoran Dancing Crab pertama di Singapura. Dan pada Oktober, kita berpartner dan membuka di Tokyo. Sambutan pengunjung di kedua restoran tersebut sangat baik. Bahkan turis dari Indonesia banyak yang mengunjungi restoran kami di Singapura," ujar pendiri Dancing Crab di Jakarta, Andrew Tjioe.
Uniknya, restoran ini menyajikan makanan dengan gaya Lousiana seafood restoran, dimana meja makan dialasi kertas minyak dan pengunjung akan menikmati menu campuran makanan laut atau menu combo di atas kertas tersebut tanpa piring, tanpa sendok dan garpu.
Tjio mengatakan, bahwa restorannya memang memghadirkan sharing food atau makanan untuk berbagi, agar bisa dinikmati secara bersamaan dengan keluarga, sahabat maupun kerabat.
Tak hanya itu, yang membedakan Dancing Crab dengan restoran sejenis lainnya adalah saus yang digunakan, yakni menawarkan empat pilihan saus untuk menu combo, yang diantaranya Zesty Garlic Butter, dimana memiliki rasa bawang putih yang dominan.
Kemudian Beurre Blanc, yang merupakan saus khas Prancis dan terdiri dari krim putih, mentega dan wine putih. Lalu terdapat Herb Garlic Butter, yang rasanya lebih gurih karena banyak menggunakan rempah-rempah. Dan yang terakhir, Signature Sauce yang memiliki 3 tingkat kepedasan.
"Empat saus itu yang menjadi andalan kami. Di Jepang dan Indonesia sausnya tetap sama dengan yang di Singapura. Tidak terlalu banyak perubahan. Sejauh ini kami bertahan dengan empat jenis saus dulu. Nanti mungkin akan ada pengembangan pilihan saus," ujar Norman Hartono, Brand Manager Dancing Crab Jakarta.
Meskipun sausnya mengadopsi ala Singapura, namun diakui Tjioe, Dancing Crab selalu menyajikan makanan laut dari perairan negara yang mudah didapat sehingga selalu terasa segar.
"Lousiana food dikenal selalu menyajikan makanan dengan bahan yang segar. Jadi untuk bahan kepiting, lobster dan lainnya, kami tetap pakai lokal dari negara masing-masing," ujar dia.
Selain menu kepiting, Dancing Crab juga menyediakan menu variasi lain dengan sentuhan seafood, yakni Crab Cakes, Spicy Cajun Fries, Po'Boy Sandwiches, Seafood Gumbo dan sebagainya.
Untuk harga menu combo, Dancing Crab menyediakan harga mulai dari Rp288.000 hingga Rp1. 288.000 per porsi.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Cicipi Abalon hingga Kerang Premium Korea: K-Seafood 2025 Perkenalkan Kekayaan Laut Bersih!
-
Masakan Lebih Enak Merata, 5 Rekomendasi Kompor Cor yang Cocok untuk Dapur Rumah atau Usaha Kuliner
-
Sherley Hadipurnomo: Kisah Inspiratif Perempuan yang Membawa Seafood Indonesia Mendunia
-
Olahan Seafood Siap Saji yang Kekinian: Dari Dapur Indonesia Siap ke Lidah Global
-
Spesial! Chef Renatta Ciptakan Keajaiban Seafood dengan Sentuhan Mediterania di OD by Oyster Dealer
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Murah Terbaik untuk Keluarga Baru
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya