Suara.com - Setelah sukses membintangi sejumlah film layar lebar dan menekuni dunia DJ, aktor Marcel Chandrawinata saat ini mengaku sedang serius menjalani bisnisnya di bidang travelling.
Bersama kedua saudaranya, yakni Nadine dan Mischa Candrawinata, ia membangun dive resort di Raja Ampat, Papua Barat.
Bisnis keluarga ini, diakui lelaki kelahiran Jerman ini telah dibangun sejak 2011, dan saat ini sedang menikmati rutinitasnya sebagai seorang pebisnis.
"Gue kebetulan dipercaya ngurus marketing dan promosi. Seneng banget punya kesempatan buka resort di sana, karena sejak SMA gue punya cita-cita pengen ke Raja Ampat, tapi gue selalu mikir ke sana itu mahal," ujar bintang film Alexandria ini saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Dengan bisnisnya ini, Marcel juga memiliki misi, untuk memperkenalkan kekayaan dan keindahan alam Raja Ampat pada lebih banyak generasi muda Indonesia dengan mengkampanyekan bahwa berlibur ke Raja Ampat tidak semahal yang dipikirkan.
"Keunggulannya, resort ini jauh lebih murah dibandingkan dengan yang lain. Karena, pasar dan target utamanya sebenarnya itu anak muda Indonesia. Orang lokal yang ke sana bisa nego," tambahnya lagi.
Lelaki yang akan berulangtahun pada 29 Maret ini merasa sedih melihat wisatawan yang datang ke Raja Ampat justru didominasi oleh orang asing seperti dari Belanda ataupun Rusia.
Padahal, ungkap Marcel, untuk semakin mempermudah wisatawan Indonesia berkunjung ke Raja Ampat, ia sempat memberlakukan mata uang rupiah untuk pembayaran.
"Awalnya ratenya dolar, terus untuk memudahkan, diganti ke rupiah. Tapi sekarang terpaksa kita ganti euro, karena yang datang kebanyakan dari Eropa. Harganya beragam, salah satunya ada yang 1100 euro per 4 malam 5 hari," kata Marcel menambahkan.
Di resortnya, Marcel menyediakan beberapa fasilitas yang bisa dinikmati oleh para wisatawan, seperti diving, kayaking, mengunjungi Wayak, hingga mengambil les non diving.
"Masih berharap, generasi muda mau datang ke Raja Ampat. Nggak mahal sebetulnya, asal kita bisa ngaturnya. Sangat disayangkan sekali kekayaan kita sendiri malah dieksplor oleh orang luar," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim