Suara.com - Banyak perempuan mengeluh kesulitan untuk memahami lelaki. Dan, upaya untuk memahami ini menjadi masalah umum yang menjadi topik perdebatan bagi banyak pasangan.
Tapi ingat, laki-laki adalah laki-laki. Mereka punya cara sendiri untuk berpikir. Jadi jangan merasa bersalah jika Anda 'gagal' memahami mereka. Beberapa tips berikut, mungkin bisa membantu Anda lebih mengerti mereka.
1. Lelaki cenderung lebih kompetitif
Perempuan sering mengorbankan banyak hal dalam hidup mereka, dan itu adalah sifat alaminya. Tapi, hal ini tidak terjadi pada laki-laki. Laki-laki memiliki jiwa yang lebih kompetitif. Jadi, jika mereka ingin melakukan sesuatu yang terbaik dan mencapai hal-hal tertentu dalam hidupnya. Meski ada perempuan yang memiliki jiwa kompetitif, laki-laki memiliki skor lebih tinggi dalam hal ini.
2. Mereka butuh ruang untuk egonya
Lelaki membutuhkan ruang dalam hidupnya! Ya, apa yang Anda dengar memang benar. Jika Anda terus-menerus mengomel tentang banyak hal yang mereka lakukan, maka ia akan telah diatur. Lelaki perlu menghabiskan waktunya sendiri. Mereka suka bergaul dengan teman-teman mereka dan pergi untuk liburan sendirian.
3. Dengarkan mereka
Tak hanya perempuan yang senang berbicara, lelaki juga. Jadi berusahalah untuk mendengarkan mereka. Bila Anda melihat lelaki Anda tertekan, cukup katakan padanya untuk mencurahkan hatinya. Ketika dia berbicara, jadilah pendengar yang baik. Dia akan mencintaimu lebih dengan usaha ini dari Anda. Lelaki juga suka pujian dari pasangan mereka.
4. Keadaan emosional
Anda tidak bisa benar-benar mengharapkan mereka untuk tidak bereaksi secara emosional terhadap situasi yang berkembang. Bahkan jika mereka bicara, itu seharusnya sudah cukup bagi Anda untuk memahaminya. Lelaki dan perempuan memiliki kebutuhan emosional yang berbeda. Lelaki mungkin tidak akan mengungkapkan segala hal yang mereka rasakan seperti perempuan, itu yang membuat mereka terasa sulit untuk dipahami. Namun, saat menghadapi situasi sulit Anda hanya perlu memberi mereka waktu untuk dirinya sendiri. (magforwomen.com)
Berita Terkait
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?
-
Dekonstruksi Stigma Maskulinitas dalam Buku Laki-Laki Tanpa Tanya
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
5 Pelembap Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review Jujur Pengguna
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
3 Bedak Padat Translucent yang Bikin Makeup Flawless, Lengkap Review Pengguna
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling