Suara.com - Seekor kucing yang bernama Biso akhirnya bisa bergerak bebas kembali setelah selama lima tahun terperangkap di dalam tembok Stasiun Kereta Api di Kairo, Mesir.
Biso terperangkap di dalam lubang di tembok Stasiun Mohamed Naguib di Kairo sejak 2010. Saat itu ia masih seekor anak kucing yang selama empat bulan secara leluasa keluar dan masuk lubang tersebut. Tetapi pada satu hari ia tak bisa lagi keluar, karena tubuhnya bertumbuh besar.
Untungnya masih ada seorang lelaki, yang akrab disapa "Paman Abdo", yang setiap hari memberi makanan untuk Biso.
"Biso biasanya keluar masuk melewati lubang dengan bebas, tetapi tiba-tiba pada suatu hari dia tersangkut," kenang Abdo.
Kisah Biso sendiri menarik perhatian media setelah para aktivis perlindungan binatang menggelar kampanye penyelamatannya di media sosial.
Mounira Shehata, salah satu aktivis perlindungan binatang, rekannya Marwa Elgebaly, dan Rania el Kordy memutuskan untuk memulai upaya pembebasan Biso pada 12 Maret lalu setelah melihat fotonya di Facebook.
Ketiganya lalu meminta izin kepada kepala stasiun untuk membebaskan Biso. Setelah diizinkan mereka mulai membobol dinding stasiun, agar Biso bisa keluar.
Awalnya, ujar Shehata, binatang itu tak mau keluar dari lubang ketika seorang pekerja masuk ke dalam dan berusaha menggapainya. Setelah upaya penyelamatan selama lima jam, Biso akhirnya bebas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana