Suara.com - Koleksi penting peninggalan VOC di Benteng Ford Oranye menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), yakni sebuah benda berbentuk segi empat bertuliskan Familie van Renesse van D Vivenbode.
"Peninggalan VOC yang masih utuh dan natural yang saat ini menjadi daya tarik para pengunjung Museum rempah-rempah dan dikunjungi oleh para tamu lokal, mereka adalah Jojaru Ngogare Legu Gam 2015. Para pengunjung yang rata-rata berusia belia tersebut terlihat menikmati secara serius sesi kunjungannya ke Museum yang dikelola oleh UPTD Pelestarian Cagar Budaya Kota Ternate," kata Kepala UPTD Pelestarian Cagar Budaya, Disbudpar Kota Ternate, Rinto Thaib di Ternate, Rabu.
Dia mengatakan, dengan menggunakan sebuah mini bus para finalis Jojaru Ngongare tersebut memadati museum rempah, dengan berbekal alat tulis untuk mencatat setiap koleksi yang dipajang dalam museum.
Mereka terlihat begitu terkesima manakala melihat beberapa koleksi yang dipajang dalam ruang pamer (display) dan salah satu koleksi penting peninggalan VOC yang menyita perhatian para pengunjung adalah sebuah benda berbentuk segi empat bertuliskan Familie van Renesse van D Vivenbode.
Sebagaimana diketahui bahwa nama D Vivenbode adalah seorang warga keturunan Belanda yang diketahui memberikan rumahnya kepada Alfred Russel Wallace untuk digunakan sebagai tempat tinggalnya selama sang Wallace berada di Ternate.
Menurut beberapa riwayat, D Vivenbode adalah termasuk orang kaya yang memiliki harta berlimpah saat itu. Hal ini diperkuat dengan data-data sejarah yang ditulis dalam bukunya Wallace yang berjudul Kepulauan Nusantara.
"Koleksi yang bertuliskan nama famili D Vivenbode tersebut pernah dilihat oleh seorang turis berkebangsaan Belanda, namun ketika ditanyakan sang turis pun sulit untuk menjelaskan tentang apa sebenarnya koleksi atau benda tersebut," katanya.
Saat ini, benda tersebut menjadi satu-satunya benda koleksi yang paling berharga dalam museum rempah yang terletak dalam Fort Oranje tersebut.
Rinto menambahkan, Benteng Ford Oranye telah dilakukan revitalisasi dan saat ini menjadi kawasan andalan bagi para wisatawan untuk berkunjung di benteng peninggalan kolonial itu, bahkan bagian depan benteng tersebut telah dijadikan sebagai kawasan favorit bagi warga yang ingin menikmati suasana Kota Ternate. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tren Minum Kopi Less Sugar hingga No Sugar Bisa Jadi Bumerang untuk Kulit, Kok Bisa?
-
Apa Kasus Wamen Imipas Silmy Karim? Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK
-
4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
-
Bukan Oranye, Apa Arti Rompi Tahanan Warna Pink yang Dipakai Dadan Hindayana?
-
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
-
5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi
-
Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG
-
Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated