Suara.com - Geisha, mungkin Anda pernah mendengar istilah ini. Geisha telah menjadi bagian dari budaya Jepang selama 400 tahun terakhir dan hingga kini masih bertahan. Tapi banyak dari kita yang tak tahu persis tentang kehidupan dan peran dari Geisha.
Orang sering keliru menganggap Geisha sebagai pelacur, padahal mereka sebenarnya adalah perempuan yang menjual bakat mereka untuk menghibur orang kaya dan berkuasa. Jadi bukan tubuh mereka!
Dunia Geisha memang sering tertutup bagi orang luar, dan wisatawan hanya dapat melihat sekilas kehidupan mereka. Tapi seorang fotografer asal Spanyol telah diberikan akses untuk 'memotret' kehidupan para Geisha yang mempertahankan konvensi yang telah berusia berabad-abad.
Para perempuan muda ini harus berlatih selama bertahun-tahun sebagai Maiko, setelah diterima di rumah Geisha atau yang biasa dikenal dengan istilah Okiya. Di sini (Okiya) ini mereka akan tinggal dan diajarkan bagaimana menjadi seorang Geisha (geiko) oleh Okasan (istilah Jepang untuk ibu).
Sebelum lulus dan dinyatakan penuh menjadi Geisha, seorang Maiko harus belajar musik, tari, menggelar upacara minum teh serta bagaimana mempertahankan percakapan dengan para pelanggan bisa mengalir dengan nyaman.
Para Maiko juga harus belajar bagaimana memainkan alat musik, merias diri serta bagaimana menjadi seorang nyonya rumah yang sempurna dan bagaimana untuk selalu membawa diri secara bermartabat.
Pada awal pelatihan mereka, para maiko ini melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari di Okiya. Mereka harus berbagi ruang dengan peserta lainnya dan membantu para Geiko berpakaian dan menyiapkan diri menerima para 'tamu'.
Mereka harus selalu menunjukkan rasa hormat untuk orang tua mereka, berlutut di lantai ketika mereka kembali untuk menyambut mereka pulang.
Para gadis ini juga diajarkan bagaimana posisi duduk yang benar -seperti ketika menghibur mereka akan sering berlutut dalam posisi yang dikenal sebagai 'seiza' dengan kaki terlipat di bawah paha mereka.
The National Post melaporkan, banyak maiko yang berhenti sebelum akhir pelatihan karena mereka tak tahan harus hidup jauh dari kenyamanan rumah dan segala kehidupan modern.
"Pelatihan yang sebenarnya sama sekali tidak glamor. Itu adalah kerja rutin yang berat yang berlangsung hari demi hari," tulis The National Post.
Gadis-gadis itu mulai dengan salam sehari-hari, lantas membantu orang lain berpakaian dan melakukan hal-hal di belakang layar untuk pesta makan malam, seperti pengaturan meja, selain berlatih menari dan memainkan alat, seperti drum taiko. Mereka juga dilarang bersentuhan dengan alat-alat modern. Dan ini dilakukan setiap hari.
"Dua peserta meninggalkan Okiya karena mereka tidak diizinkan menggunakan aplikasi komunikasi pada smartphone mereka, sangat menyakitkan untuk berkomunikasi dengan senior dan, di atas semua,
tidak tahan berada jauh dari keluarga mereka."
Itu sebabnya makin sedikit perempuan Jepang yang berminat menjadi Geisha, yang di masa lalu mendapat penghormatan yang begitu tinggi di kalangan masyarakat Jepang. (dailymail.com)
Berita Terkait
-
Strategi Bertahan di Industri Musik ala Roby Satria: Mengelola Karya Jadi Aset Bisnis
-
Roby Satria Panen Cuan Royalti, Sebut Katalog Lagu Aset Warisan Musisi
-
Debut Album Nanda Prima Dibidani Roby Geisha, Singel Gacoan Angkat Tema Psyco Romantic
-
Ibu Momo eks Geisha Meninggal Dunia: Patah Hatiku Ya Tuhan
-
Lagu Mangu Fourtwnty Viral Lagi, Berkah Tak Terduga dari Indonesian Idol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman