Suara.com - Fasilitas yang lengkap, gaji besar dan sejumlah keuntungan serta kepuasan kerja yang tinggi. Itulah kebanggaan yang dirasakan karyawan di perusahaan multinasional.
Tapi sebelum Anda mulai mendidih oleh rasa 'iri', Anda perlu tahu sejumlah pertanyaan aneh yang harus mereka jawab untuk mendapatkan semua itu.
Untuk menemukan pertanyaan aneh ini, Bussinesinsider menyaring ratusan review yang disampaikan oleh orang-orang yang pernah diwawancarai perusahaan-perusahaan besar itu, sebagaimana mereka ungkap di Glassdoor.
Jika Anda bermimpi untuk bekerja di perusahaan multinasiaonal itu, pastikan untuk mempersiapkan diri untuk beberapa pertanyaan wawancara yang paling konyol yang mungkin pernah Anda dengar.
1."Pilih sebuah kota dan perkirakan berapa banyak tukang reparasi piano di sana?" Pertanyaan ini diajukan Google untuk posisi manajer proyek.
2."Berapa banyak uang yang dihabiskan untuk membersihkan semua jendela di Seattle?" Pertanyaan ini diajukan Facebook untuk posisi sales online.
3."Apa pendapat Anda mengenai lampu lava dan Dilbert?" Pertanyaan ini diajukan Boeing untuk posisi engineer.
4."Berapa banyak bayi dilahirkan ke dunia setiap harinya?" Pertanyaan ini diajukan Apple untuk posisi Global suplly manager.
5."Apa warna favorit Anda?" Pertanyaan ini diajukan Hess saat wawancara untuk kandidat asisten manajer.
6."Bagaimana desain yang tepat untuk rak bagi tuna netra?" Diajukan Intel untuk posisi teknisi perangkat kerasnya.
7."Coba ceritakan sebuah kisah!" diajukan Celgene untuk posisi Corporate communication.
8."Jika dihadapkan pada pilihan antara "bisa terbang dengan bisa tak terlihat" mana yang akan Anda pilih?" diajukan Microsoft untuk pimpinan produksi.
9."Apa yang Anda lakukan jika Anda didekati oleh seorang karyawan yang mengeluh tentang bau badan seorang rekan yang lain?" diajukan MasterCard untuk posisi pemimpin operasional.
10."Menjadi pohon seperti apa yang Anda inginkan?" diajukan Cisco untuk posisi penulis teknis.
11."Menurut Anda apa yang akan tidak Anda sukai dari pekerjaan ini?" diajukan Medtronic untuk posisi terapis untuk penderita diabetes. (businessinsider.co.id)
Berita Terkait
-
Gelombang THR Usai, Saatnya Serbu Lowongan! 5 Jurus Ampuh Dapat Pekerjaan Baru Pasca-Lebaran
-
5 Rahasia Lolos Wawancara Kerja ke Jepang Biar Nggak Grogi
-
Dialog di Bawah Atap Minimarket
-
Wawancara Kerja Lancar? Kuasai 6 Jurus Ini, Dijamin Bikin Pewawancara Terpukau
-
Ogah Disebut Pengangguran, Anies Baswedan Mulai Ikut Wawancara Kerja: Overqualified Ini Mah!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9