Suara.com - Benarkah perempuan benci lelaki pemalu? Terus terang, beberapa dari perempuan berpikir bahwa lelaki pemalu begitu lucu. Tetapi ada sebagian lain yang mengharapkan laki-laki menunjukkan kejantannya.
Jika Anda merasa sebagai lelaki yang pemalu, tak perlu berkecil hati. Tapimulai sekarang cobalah untuk menjadi seseorang yang terbuka, setidaknya di depan teman perempuan Anda.
Mungkin ini tak mudah, karena seorang yang pemalu umumnya tidak biasa membuka perasaan mereka di depan banyak orang. Tapi setidaknya, jika Anda bisa terbuka pada pasangan, hal ini dapat menjadi lebih mudah.
Berikut alasan mengapa perempuan tak terlalu suka pada lelaki pemalu:
1. Ragu dan bimbang
Perempuan tidak membenci lelaki pemalu, tapi, ketika seorang lelaki pemalu merasa bimbang, hal ini akan membuat perempuan merasa kesal. Perempuan menginginkan lelaki yang mampu mengambil keputusan cepat dan tepat waktu dan mampu menangani situasi buruk dengan baik.
2. Pemalu di tempat tidur
Pada tahap awal, perempuan akan mengerti pada lelaki yang malu-malu di kamar tidur. Tetapi jika ini terus terjadi, mereka akan merasa bosan.
3. Tak percaya diri
Rasa malu yang disebabkan karena rendah diri, akan membuat perempuan mati rasa. Itulah mengapa perempuan umumnya memilih untuk lelaki berani yang bisa keluar dalam situasi apapun.
4. Ragu-ragu
Seorang lelaki pemalu umumnya ragu-ragu untuk mengungkapkan perasaannya. Hal ini mungkin tampak lucu di awal namun secara bertahap perempuan akan merasa kesal jika seorang lelaki terlalu lama mengungkapkan perasaannya.
5. Sukses
Lelaki yang berani umumnya lebih sukses dalam hidupnya. Tentu saja, orang-orang pemalu yang introvert juga sering meraih keberhasilan dalam bidang-bidang tertentu seperti seni dan menulis. Tetapi jika seorang lelaki pemalu terus gagal untuk menjadi besar, itu akan menurunkan peluangnya memenangkan hati perempuan. (boldsky.com)
Tag
Berita Terkait
-
Sudah Sukses Tapi Merasa Hampa? Kenali Fenomena Hedonic Adaptation
-
Terperangkap Bayang-Bayang Patriarki, Laki-Laki Cenderung Lambat Dewasa
-
Laki-Laki Perlu Safe Space: Saatnya Lawan Bullying dari Beban Maskulinitas
-
Tersandera Maskulinitas, Laki-Laki Takut Mengaku Dilecehkan
-
Aliansi Laki-Laki Baru: Lelaki Korban Kekerasan Seksual Harus Berani Bicara
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Terpopuler: Pilihan Mobil untuk Mudik Keluarga, Tanda Honda BeAT Mulai Lelah
-
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
-
Kulit Kusam? Ini 5 Body Lotion yang Bisa Membantu Mencerahkan Kulit
-
Hasil Studi: Reputasi Kelihatan Abstrak, Tapi Bisa Bikin Perusahaan Panen Untung
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Parfum Wardah Bisa Tahan Berapa Jam? Ini 5 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?
-
Nour Al Qalam Perluas Pasar Global, Hadirkan Fashion Kaligrafi Arab di Indonesia
-
6 Promo Imlek Gerai Makanan Cepat Saji, Manfaatkan Kesempatan
-
Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap dengan Tata Cara agar Hajat Cepat Terkabul