Suara.com - Maskapai penerbangan Emirates Airline membuka penerbangan langsung dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Denpasar, Bali, dan sebaliknya. Rute baru ini diharapkan akan membuka konektivitas bagi wisatawan Timur Tengah mengunjungi Pulau Dewata.
"Bali sudah menjadi sasaran kami karena menjadi tujuan utama pariwisata dan menjadi pasar yang penting bagi Emirates. Ada minat yang tinggi menuju Bali terutama untuk segmen hiburan," kata Divisional Senior Vice President Commercial Operations East Emirates Barry Brown di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (4/6/2015).
Penerbangan perdana Emirates Boeing 777 seri 300-ER dengan nomor penerbangan EK-398 dari Dubai menuju Bali telah mendarat di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai pada Rabu (3/6/2015) malam dengan membawa 426 penumpang.
Pihak maskapai menjadwalkan penerbangan Dubai-Bali dilayani setiap hari dengan memakan waktu sekitar sembilan jam dengan total jumlah kursi yang disediakan ke Bali per bulan mencapai 13 ribu kursi.
Layanan harian itu dijadwalkan berangkat dari Dubai menuju Bali menggunakan nomor penerbangan EK-398 pada pukul 08.20 waktu setempat dan tiba di Denpasar, Bali, pada pukul 21.40 WITA pada hari yang sama dan penerbangan dari Bali menuju Dubai menggunakan EK-399 yang lepas landas pukul 23.40 WITA dan sampai keesokan harinya pada pukul 05.00 waktu setempat.
Penerbangan non-stop tersebut menjadi penerbangan yang ke-146 maskapai penerbangan global itu dan menjadi yang kedua setelah Jakarta sejak tahun 1992 melayani rute di Indonesia.
Brown menjelaskan bahwa meski Bali merupakan pangsa pasar yang "empuk" namun pihaknya melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan membuka rute penerbangan tersebut.
"Untuk memulai rute ke Bali, kami harus pastikan bahwa adanya konektivitas dari Eropa dan Amerika menuju Bali. Itu yang memakan waktu cukup lama," ucapnya.
Adanya penerbangan langsung dari Dubai menuju Bali dan sebaliknya diharapkan membuka lebih lebar pangsa pasar wisatawan dari Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat yang terlebih dahulu transit di Dubai sebagai penghubung kelas dunia sebelum menuju langsung ke Pulau Dewata.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Kementerian Pariwisata, Prof I Gede Pitana menyatakan bahwa dengan dibukanya rute baru itu diharapkan mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara khususnya dari Timur Tengah.
Wisatawan mancanegara dari negara lain seperti dari Eropa, Amerika Serikat dan Afrika juga bisa lebih banyak datang ke Bali dan Indonesia sehingga diharapkan membantu memenuhi target kunjungan 20 juta wisatawan pada tahun 2019.
"Kami memiliki harapan besar bisa meningkatkan jumlah wisatawan khususnya dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi karena potensinya yang luar biasa," katanya.
Dia menyebutkan bahwa turis dari Timur Tengah merupakan turis kelas mewah dengan pengeluaran yang besar yakni sekitar 6.600 dolar AS setiap kunjungan. Sedangkan total jumlah kunjungan selama 2014, turis Timur Tengah khususnya dari Uni Emirat Arab ke Indonesia mencapai 11.688 orang atau naik sekitar 22 persen dibandingkan 2013. (Antara)
Berita Terkait
-
Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia
-
Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta
-
Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali
-
Sensasi Baru Wisata Jakarta: Santap Malam di Atas Bus Sambil Dengar Biola dan Cerita Sejarah
-
Hari Anak Nasional, InJourney Perkuat Komitmen Lestarikan Warisan Budaya melalui Generasi Muda
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat