Suara.com - Survei yang dilakukan situs perjalanan TripAdvisor tak hanya mengungkap hal yang paling disenangi pelancong ASEAN, yakni 2500 responden Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand saat berada di pesawat. Namun, juga mengungkap hal yang paling dibenci mereka ketika menggunakan moda transportasi pesawat.
Memang, menggunakan pesawat dapat memperpendek waktu yang dihabiskan untuk menuju destinasi tertentu dibandingkan menggunakan moda transportasi darat atau laut. Antusiasme menggunakan moda transportasi udara ini terlihat dari persentase responden sebanyak 95 persen menggunakan pesawat untuk bepergian.
Namun, 73 persen responden sangat membenci penundaan penerbangan yang dilakukan maskapai, terlebih jika dilakukan secara mendadak. Sebanyak 70 persen juga mengaku bahwa tempat duduk dan ruang kaki yang terbatas menjadi faktor ketidaknyamanan mereka saat melancong menggunakan pesawat.
Bahkan terkait hal ini, 38 persen dari mereka mengaku rela membayar lebih agar mendapatkan tempat duduk yang lebih nyaman.
Sementara itu 58 persen responden mengaku bahwa biaya tambahan yang harus dikeluarkan seperti bagasi berlebih cukup membuat diri mereka khawatir ketika menggunakan pesawat.
Ada pula yang merasa terganggu ketika ada anak yang rewel atau menangis selama berada di pesawat, yakni sebanyak 50 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas
-
Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras
-
Stok Beras NTT Diperkuat 5 Kali Lipat, Pemerintah Siapkan Rp100 Miliar untuk Korban Gempa
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Teguhkan Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional