Suara.com - Puluhan Warga Cimanggu Wates, Kelurahan Kedung Jaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/6/2015), melakukan aksi memasak 100 kilogram mie Glosor secara beramai-ramai dalam rangka memeriahkan Ramadan 1436 Hijriah sekaligus Hari Jadi ke-533 Bogor.
"Warga sudah bersiap-siap masak sejak pukul 13.00 WIB. Mie akan dimasak sebelum waktu berbuka, setelah itu akan dibagi-bagikan kepada warga dan anak yatim," kata Waluyo Suprihartono selaku Ketua Panitia.
Menurut dia, aksi masak 100 kilogram mie Glosor oleh warga dalam rangka memberikan hiburan kepada anak-anak yang sedang berpuasa di bulan Ramadan. Sekaligus ajang silaturrahim warga, mengasah kekompakan dan gotong royong.
Aksi memasak mie glosor dilakukan ibu-ibu di wilayah Cimanggu Wates, kekompakan ibu-ibu memasak terlihat, menyajikan hidangan mie glosor yang nikmat untuk masyarakat banyak.
"Mie glosor ini makanan favorit di kampung kami. Selain enak, murah dan mudah masaknya," kata Waluyo.
Hidangan mie glosor juga merupakan tradisi masyarakat Bogor yang hanya ada setiap bulan Ramadan. Di luar Ramadan hidangan mie glosor sulit ditemukan. Karena hanya dimasak khusus selama bulan puasa.
Mie Glosor yang dimasak sebanyak 100 kilogram dibeli dari produsen mie glosor yang ada di wilayah Kota Bogor. Mie tersebut memiliki tekstur licin, berwarna kuning bening dan kenyal.
"Namanya mie glosor artinya mi licin, karena menyantapnya dengan cara diglosor atau disrup," katanya.
Selain kegiatan masak mie glosor beramai-ramai oleh warga, acara dari warga untuk warga tersebut juga diisi dengan penyuluhan gizi masyarakat oleh Pergizi Pangan Indonesia. Kegiatan juga dilengkapi hiburan marawis dari anak-anak kampung Cimanggu Wates, serta santunan kepada anak yatim.
"Harapan kami kegiatan ini dapat berbagi kebahagian dengan anak yatim dan menghibur warga terutama anak-anak yang sedang berpuasa," kata Waluyo. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam