Suara.com - Bagian tubuh lelaki yakni jari tangan ternyata bisa menjadi patokan perempuan yang sedang melakukan pendekatan dengannya. Rasio jari seorang lelaki bisa mengungkapkan apakah dia lelaki yang baik atau tidak.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Consumenr Psychology, lelaki yang memiliki jari telunjuk lebih pendek dibandingkan jari manisnya cenderung royal dengan pasangannya.
Lelaki ini rela menghabiskan uangnya untuk membelikan hal-hal yang disukai kekasihnya.
Panjang jari tangan seseorang, menurut berbagai penelitian dipengaruhi oleh tingkat paparan testosteron pada lelaki dan estrogen untuk perempuan. Pada 2011, peneliti Zhengui Zheng dan Martin Cohn dari Stanford University di California menemukan kaitan antara hormon dan panjang jari tangan.
Sebagai contoh, lelaki yang jari telunjukknya lebih pendek dibanding jari manis menunjukkan tingkat kadar testosteron yang tinggi dalam tubuhnya.
Sementara itu dokter Marcelo Nepomuceno dari Montreal University menemukan bahwa panjang jari seseorang tak hanya menunjukkan paparan hormon tapi juga mendefinisikan kepribadian mereka saat kencan dengan kekasih.
Marcelo menjelaskan bahwa lelaki dengan jari telunjuk yang lebih pendek dibanding jari manis memiliki kepribadian yang maskulin atau jantan, sedangkan lelaki dengan jari telunjuk yang lebih panjang cenderung memiliki kepribadian yang feminim.
"Lelaki dengan jari yang maskulin lebih mungkin melakukan upaya yang lebih besar saat kencan dengan pasangannya. Mereka bersedia untuk melakukan hal romantis dengan memberikan bunga atau cokelat sebagai tanda cinta mereka," imbuhnya.
Sebaliknya, untuk perempuan dengan jari telunjuk yang lebih panjang dibanding jari manis akan menunjukkan ketertarikan mereka saat kencan dengan kekasih. Mereka juga lebih mungkin mengenakan riasan wajah untuk membuat kekasihnya jatuh hati.
Peneliti percaya bahwa paparan estrogen dan testosteron selama kehamilan terkait dengan hasrat seks seseorang baik lelaki maupun perempuan. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa ketika hormon ini meningkat maka memicu kedua jenis kelamin ini berkorban lebih besar untuk menyenangkan pasangannya. (Medical Daily)
Berita Terkait
-
Takut Resign, Pria India Pilih Potong Jari daripada Ngomong ke Bos
-
Tes Kepribadian: Ketahui Sifat Seseorang Lewat Bentuk Jari Tangan
-
Tes Kepribadian: Menilik Sifat Seseorang Lewat Panjang Jari Tangannya
-
Tes Kepribadian: Panjang Jari Kelingking Ternyata Bisa Ungkap Sifat Tak Terduga Seseorang
-
Arti Kedutan di Jari Tangan Menurut Primbon Jawa, Pertanda Keberuntungan hingga Gangguan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal
-
OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara
-
Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026
-
4 Sampo Wardah yang Cocok untuk Rambut Rontok, Ketombe, dan Mudah Lepek
-
Apa Pekerjaan Dede Sunandar Sekarang? Geger Ngaku KDRT Istri
-
5 Spray Penghilang Noda Baju Instan Tanpa Bilas dan Tak Merusak Kain
-
5 Cara Memilih Parfum Wanita Sesuai Kepribadian agar Wangi Terasa Lebih Melekat
-
Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun, Berapa Harta Nadiem Makarim?
-
Kapan Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan?