Berciuman sering dinilai sebagai tanda cinta dan simbol keromantisan. Apalagi begitu banyak film, baik film dewasa maupun film anak-anak, yang menggambarkan ciuman dengan begitu indah.
Namun beberapa waktu lalu, metro.co.uk melansir, ada bahaya yang mengancam di balik ciuman. Dan, begitu banyak orang yang tak bisa melihat bahwa aktivitas ini bisa begitu kacau dan sangat tidak higienis.
Mengapa bisa demikian, berikut penjelasan mengapa ciuman tak selalu hal baik yang dilakukan oleh satu pasangan.
1. Hal yang kacau
Berciuman adalah aktivitas 'basah', ada air liur di mana-mana dan otot invasif menelusuri mulut Anda, sehingga Anda terlihat seperti ikan kekeringan yang meronta mencari air. Kadang, ini terasa begitu menjijikkan.
2. Tidak higienis
Anda mengkonsumsi segala makanan dengan mulut yang sama. Apakah Anda pernah berpikir tentang jumlah bakteri yang bersarang di dalam mulut, dan coba bayangkan apa terjadi selama Anda berciuman? Bahkan, menurut penelitian satu ciuman bisa memindahkan hingga 20 juta bakteri dari berbagai jenis.
3. Jangan lupa tentang jamur lidah
Coba gores kuku Anda ke bawah lidah. Jika Anda tidak menyikat lidah Anda secara teratur, Anda akan menemukan banyak 'bubur berbusa' berkumpul di sana.
4. Air liur atau ludah
Jika seseorang meludahi Anda di jalan, Anda mungkin akan bertengkar padanya atau bahkan menelepon polisi. Ludah adalah hal yang menjijikkan, dan itulah yang kita dapatkan setiap kali kita berciuman.
5. Luka
Ciuman juga bisa menyebabkan sariawan atau herpes dalam mulut kita.
6. Napas
Kita semua makan dan minum sepanjang hari. Napas tak sedap pun akan tercium. Oleh karena itu, masuk akal bahwa berciuman bukanlah hal yang cukup baik. Tidak ada yang senang mencium aroma omelete dari tiga jam yang lalu.
7. Ciuman pagi yang sangat buruk
Tidak ada yang lebih buruk, daripada ciuman pada pagi hari saat Anda baru membuka mata. Napas yang tak sedap, bibir kering dan air liur kering dan lendir berlebih. Sebaiknya, sikat gigi atau berkumur terlebih dahulu. (metro.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?
-
Buku Keajaiban Sebuah Ciuman: Cerita Fantasi Kontemporer yang Menggugah
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan