Foto-foto itu dengan apik memotret keindahan dan kekayaan Indonesia. Baik alam, kuliner, budaya, maupun keseharian manusianya.
Melihat kualitasnya, mungkin Anda mengira jika foto-foto yang menghiasi atrium sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta ini dihasilkan dari kamera canggih. Anda salah besar, karena seluruh foto memukau itu diabadikan dengan menggunakan sebuah telepon genggam alias ponsel!
Ya, itulah kegiatan yang selama ini dilakukan anggota komunitas Iphonesia. Bicara tentang iPhonesia, kamu yang memiliki akun jejaring sosial Instagram pasti sudah tak asing lagi dengan hashtag #iphonesia bukan?
Basis iPhonesia memang cukup kuat di Instagram. Pasalnya, jejaring sosial ini memang sarana yang relevan untuk berbagi foto.
Komunitas iPhonesia, menurut Mashuri Hardhy Putra, salah satu penggiat iPhonesia terbentuk pada tanggal 29 November 2010 dan kemudian resmi menjadi komunitas pada tanggal 12 Januari 2011.
"Awalnya dimulai dari akun twitter yang dibuat oleh Aries Lukman, setelah diresmikan jadi sebuah komunitas, kita akhirnya menggunakan mailing list dan juga berfokus pada Instagram," ujar Hadhy mengawali ceritanya.
iPhonesia terbentuk dari kegemaran pendirinya, Aries Lukman menggeluti dunia mobile photography. Aries kemudian menularkan hobinya kepada teman dan kenalannya. Dari sinilah komunitas iPhonesia menetas, dengan misi bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia.
Meski namanya mengacu pada salah satu merek ponsel terkenal, namun mereka yang tergabung dalam komunitas ini tidak hanya menggunakan satu perangkat tersebut. Pengguna smartphone lain, baik yang berbasis Android maupun Windows Mobile tak diharamkan jika ingin bergabung.
Justru keberagaman perangkat yang digunakan inilah yang inilah, anggota iPhonesia terus mengasah kemampuan. Dan foto-foto cantik tentang kekayaan dan keindahan Indonesia pun lahir dari tangan mereka.
Gathering menjadi acara wajib bagi anggota iPhonesia. Salah satu acara yang paling sering dilakukan mereka adalah PhotoWalk, di mana puluhan anggota iPhonesia berjalan kaki dari satu tempat ke tempat yang lain, sambil mengumpulkan foto-foto menarik sepanjang perjalanan.
"Acara ini pertama kali diikuti oleh 30 orang lebih dan terus berkembang hingga sekarang," terang Hadhy.
Iphonesia juga sering menggelar kegiatan offline lainnya seperti iPhonesia Care, iPhonesia Day Out, iPhonesia Picnic, iPhonesia Photo Race.
Sedangkan kegiatan online yang sering dilakukan adalah iPhonesia League, iPhonesia Of The Day, iPhonesia Greetings, hingga instameet.
"Setiap kopdar (kopi darat), yang dibahas biasanya mengenai teknik foto, tips dan trik foto editing apps, dan juga sharing pengalaman. Biasanya lokasi kumpul kita berpindah-pindah," imbuh Hadhy.
Kini, tak kurang dari 2500 orang tercatat sebagai anggota iPhonesia. Mereka tak hanya datang dari Indonesia juga di sejumlah negara. Sementara untuk pengikut di Instagram ada lebih dari 50 ribu orang.
Nah, bagi kamu yang suka mengabadikan momen dengan smartphone, daripada disimpan sendiri, mendingan segera gabung bersama komunitas iPhonesia, dengan mendaftar ke mailing list iphonesia-subscribe@yahoogroups.com. Jangan lupa juga untuk follow akun instagram serta twitter, dan juga aplikasi SLACK di @iphonesia ya.
Berita Terkait
-
Ketika Tubuh Berbicara: Pantomim dan Bahasa yang Melampaui Kata
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif
-
Indosat Ubah Cara Gamer Menikmati Dunia Digital, 5G Jadi Mesin Utama HoYo FEST 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan