Suara.com - Merindukan suasana kota Yogyakarta di masa lalu? Maka jangan lewatkan kegiatan tahunan Pasar Kangen Yogyakarta, yang kembali digelar dalam waktu dekat ini.
Gelaran yang sudah memasuki tahun ke delapan ini menjadi semacam tempat mengenang bagi warga dan wisatawan yang merindukan atau ingin mengetahui suasana Yogyakarta tempo dulu.
"Pasar Kangen tahun ini lebih semarak dibanding tahun lalu. Saat pendaftaran kios dibuka, langsung 'sold out'. Banyak calon pendaftar yang terpaksa kami tolak," kata Humas Pasar Kangen Yogyakarta 2015 Eko Nuryono di Yogyakarta, Selasa (25/8/2015).
Menurut Eko, Pasar Kangen Yogyakarta 2015 bakal diramikan 72 anjungan kuliner, 57 anjungan yang menampilkan berbagai barang kerajinan dan barang-barang kuno termasuk 23 anjungan batu akik dan pertunjukan seni.
"Kami membatasi jumlah kios karena ingin menjaga kenyamanan pengunjung. Jangan terlalu banyak kios agar kondisi tidak terlalu sesak," katanya.
Panitia, lanjut dia, menerapkan seleksi ketat terhadap semua calon penyewa anjungan sehingga seluruh kuliner dan barang-barang kerajinan yang akan dijual di pasar tersebut mencerminkan suasana Yogyakarta tempo dulu.
"Tidak ada barang-barang 'franchise'. Peserta pun diminta membuat papan nama kiosnya sendiri-sendiri tanpa cetak mesin," katanya.
Sejumlah kuliner unik yang bisa dijumpai di halaman Taman Budaya Yogyakarta, tempat diselenggarakannya Pasar Kangen Yogyakarta di antaranya, gatot, tiwul, cenil, lopis, srundeng, legondo, buntil, hingga botok.
"Suasana Yogyakarta tempo dulu juga dibangun dengan bentuk-bentuk kios yang dibangun dari bambu dan atap dari daun kelapa yang dikeringkan. Memang tidak praktis, tetapi cukup menggambarkan suasana tempo dulu," katanya.
Pasar Kangen Yogyakarta akan digelar selama enam hari pada 25-30 Agustus. Pasar dibuka pada pukul 12.00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Selain jual beli barang dan kuliner tempo dulu, di pasar ini juga akan tampil berbagai kelompok kesenian dari seluruh kota dan kabupaten di DIY. Ada juga tarot wayang yang bisa dicoba pengunjung," katanya.
Ketua Panitia Pasar Kangen Yogyakarta 2015 Nini Sularni menambahkan, Pasar Kangen diharapkan mampu menambah khasanah wisata baru di Yogyakarta.
"Bagi orang tua, Pasar Kangen menghadirkan romantisme masa lalu, sedangkan bagi generasi muda bisa menghadirkan sensasi kuliner tradisi, dan bagi wisatawan bisa mengobati rasa kangen terhadap suasana Yogyakarta tempo dulu," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
Sahur Jogja Jam Berapa? Ini Tips Menjalaninya dengan Berkah
-
Masjid Apa Saja yang Sediakan Sahur Gratis di Jogja? Ini Daftar 7 Lokasinya
-
Tanpa Rasa Sakit, Pasien Mydervia Ungkap Keajaiban Teknologi Exion untuk Atasi Scar dan Double Chin
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa