- Dokter Hansel menyatakan cedera retak tulang jempol kaki Anton Fase memasuki tahap akhir pemulihan pascaterapi intensif.
- Anton Fase dijadwalkan memulai program latihan individu di lapangan pada minggu depan setelah pemulihannya sempat mengalami kendala.
- Rahmatsho Rahmatzoda telah pulih dari cedera memar paha kiri dan kembali mengikuti sesi latihan bersama PSIM Yogyakarta.
Suara.com - Tim medis PSIM Yogyakarta membagikan kabar terbaru mengenai proses pemulihan cedera Anton Fase beserta Rahmatsho Rahmatzoda.
Dokter tim, Hansel, membeberkan rincian perkembangan kondisi fisik kedua pemain tersebut secara terperinci.
Hansel menjelaskan bila waktu penyembuhan cedera tulang jempol kaki Anton memakan waktu jauh lebih lama dari perkiraan awal.
Meski demikian, proses pemulihan tulang sang pemain sudah memasuki tahap akhir usai menjalani perawatan intensif.
“Pemulihan cedera retak tulang Anton saat ini harapannya sudah berada di tahap akhir dan tinggal sedikit lagi untuk sembuh total. Sebelumnya, proses penyembuhan memang memakan waktu agak lama dan tidak secepat ekspektasi awal kami,” terang Hansel dalam rilis yang diterima, Selasa (7/4/2026).
Keterlambatan masa pemulihan ini terjadi akibat proses pergerakan pada area cedera. “Harusnya kalau ada retak itu memang dijaga dulu supaya tidak terlalu banyak gerak. Saat satu setengah bulan pasca cedera, kami mencoba mulai melakukan mobilisasi dengan gerakan sederhana karena kondisinya sudah menunjukkan tanda membaik. Tapi ternyata setelah jalan seminggu, nyerinya kambuh lagi,” jelas Hansel.
Kini, Anton menjalani terapi dalam pantauan ketat tim medis, demi menjaga massa otot tubuh bagian atas. Hansel berharap pemain berkewarganegaraan Belanda ini bisa segera kembali bergabung ke latihan.
“Harapannya, pada minggu depan Anton sudah bisa mulai turun lapangan. Ia akan memulai proses adaptasi dengan melakukan program latihan individu terlebih dahulu,” tutur Hansel.
Perkembangan Cedera Rahmatsho
Baca Juga: BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
Usai laga uji coba melawan PSBS Biak (27/3/2026), perhatian tim medis juga tertuju pada penanganan cedera ringan Rahmatsho Rahmatzoda. Pemain asal Tajikistan ini mengalami masalah berupa memar di paha kiri akibat benturan.
“Setelah pertandingan uji coba melawan Biak itu dia mengalami benturan. Benturan itu menghasilkan ada memar otot di paha kirinya, tepatnya bagian rectus femoris,” ujar Hansel
Rasa tidak nyaman di paha kiri yang diderita Rahmatso membuat dokter tim mengistirahatkan dirinya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC, di pekan ke-26 BRI Super League, hari Jumat (3/4).
Meski demikian, kondisi Rahmatsho sudah membaik dan telah bergabung kembali dalam sesi latihan.
“Karena hingga menjelang laga melawan Dewa masih terasa tidak nyaman, tim medis memutuskan untuk mengistirahatkannya agar kondisi tidak memburuk,” tutur Hansel. “Namun, secara medis kondisi Rahmatso saat ini sudah clear dan per sesi latihan kemarin ia sudah kembali berlatih. Untuk latihan besok, ia akan dicek terlebih dahulu oleh pelatih fisik sebelum bergabung latihan bersama tim.”
Sementara itu, penggawa lain Laskar Mataram dikabarkan dalam kondisi fit dan siap untuk menjalani laga selanjutnya.
“Bersyukur setelah laga melawan Dewa kemarin tidak ada tambahan pemain yang cedera, sehingga semuanya dalam kondisi fit dan siap untuk bermain,” pungkas Hansel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol