Sungai Cheonggyecheon, menjadi salah satu tempat favorit yang dituju wisatawan yang berkunjung ke ibukota Korea Selatan Seoul. berkunjung ke sini wisatawan bisa menyelami kehidupan warga Seoul sekaligus melihat bagaimana upaya pemerintah kotanya menata sungainya.
Selama sepuluh tahun terakhir Sungai Cheonggyecheon menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Seoul. Di malam hari, selepas jam kerja banyak pekerja setempat yang melepas penat di sungai ini. Menikmati makan malam atau sekaleng bir dingin, sambil mendengar gemericik suara air memang memberikan ketenangan tersendiri.
Dan, atraksi itu tak berhenti di sini. Hampir setiap akhir pekan, digelar berbagai atraksi, pertunjukan musik hingga pertunjukan sinar laser dan berbagai seni tradisional lainnya. Menyusuri sungai yang membelah kota Seoul ini juga akan memberikan pengalaman unik. Jika mau menyimak sedikit, di sepanjang tepinya terlukis kisah sejarah kota Seoul.
Namun sebelum menjadi seperti ini, Sungai Cheongycheon adalah kanal air limbah yang sangat tercemar. Dikelilingi bangunan tinggi di pusat Kota Seoul.
Proyek normalisasi sungai yang dikerjakan SeoAhn Total Landscape itu selesai pada tahun 2005
Pembangunan kembali kanal sepanjang lebih dari 11 kilometer ini tidak hanya mengembalikan kualitas sungai, tetapi juga menemukan kembali cara warga Seoul bersosialisasi serta cara mereka memperlakukan sungai.
Proyek ini dirancang tak hanya dirancang untuk mengatasi perubahan permukaan sungai seiring dengan perubahan musim dalam setahun. Tetapi juga dijadikan simbol penyatuan Korea Utara dan Korea Selatan di masa yang akan datang.
Langkah intervensi yang dilakukan pemerintah kota setempat mengubah seluruh pengalaman menikmati kota. Pinggiran sungai Cheongycheon pun menjadi sangat bagi ramah pejalan kaki sekaligus sebagai pusat komunitas. (landarchs.com)
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda
-
Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!
-
Lenovo Idea Tab Plus Resmi Dijual di Indonesia, Tablet 12,1 Inci, Harga Mulai Rp6,1 Juta
-
Bye Iritasi! 4 Physical Sunscreen Probiotic Jaga Microbiome Kulit Sensitif
-
Demo 27 Agustus Bikin Transportasi Terganggu, Menhub Pastikan Tak Ada Fasilitas Umum Rusak
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny